Dalam 3 Pekan, LRT Palembang Angkut Lebih dari 100 Ribu Orang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian LRT Palembang melintas di zona Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. LRT Palembang akan menjadi moda transportasi untuk masyarakat umum setelah digunakan lebih dulu sebagai angkutan khusus peserta Asian Games pada 18 Agustus-2 September 2018. ANTARA/Feny Selly

    Rangkaian LRT Palembang melintas di zona Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. LRT Palembang akan menjadi moda transportasi untuk masyarakat umum setelah digunakan lebih dulu sebagai angkutan khusus peserta Asian Games pada 18 Agustus-2 September 2018. ANTARA/Feny Selly

    TEMPO.CO, Palembang - Dalam 22 hari terakhir ini tercatat sudah 100.938 penumpang menggunakan Light Rail Transit atau LRT Sumatera Selatan di Palembang. Hal itu menunjukkan minat masyarakat sangat tinggi untuk mencoba moda transportasi terbaru di Indonesia itu. 

    Baca: PT INKA Bantah Pengoperasian LRT Palembang Terganggu

    Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan jumlah penumpang semakin tinggi pada akhir pekan Sabtu dan Minggu. "Pada hari biasa bisa mencapai hampir 3.000 penumpang," katanya, Senin 14 Agustus 2018.

    LRT Sumsel sejak awal dioperasikan tanggal 23 Juli 2018 lalu sampai tanggal 13 Agustus 2018 kemarin telah mengangkut 100.938 penumpang. Saat ini ada 4 trainset LRT yang beroperasi dengan 38 perjalanan setiap hari nya.

    Baca: LRT Palembang Beberapa Kali Mogok, Luhut: Biasa Saja

    Menurut Aida, Untuk mendukung pelaksanaan transportasi selama Asian Games 2018, angkutan LRT Sumsel diutamakan untuk mengangkut atlet, official, panitia dan media peliput dari masing-masing Negara.

    Sedangkan masyarakat umum tetap dapat menggunakan LRT namun dengan melihat kondisi ketersediaan kereta. Aida Suryanti juga menjelaskan saat ini di setiap stasiun LRT telah dibuat Posko terpadu gabungan dari PPK LRT Sumsel, PT Waskita, PT INKA dan PT LEN untuk mempermudah koordinasi dan perbaikan apabila terjadi kendala teknis dalam pengoperasian LRT ini.

    Selain itu pihaknya juga setiap hari melakukan evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan dengan harapan setiap kendala dapat segera diatasi.

    Hendy Helmy, kepala PT. KAI Divre III Palembang, mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat pengguna LRT untuk menjaga kebersihan di stasiun dan di dalam kereta, menjaga keselamatan diri dengan tidak melakukan hal-hal yang membahayakan selama perjalanan.

    Selanjutnya penumpang diminta tidak perlu panik apabila terjadi gangguan teknis dalam perjalanan. Hal itu disebabkan dalam pengoperasian LRT ini sudah ada prosedur yang telah ditetapkan dengan keselamatan yang utama. "Penumpang tidak perlu panik apabila ada gangguan karena kami punya SOP-nya," kata Hendy Helmy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.