Rabu, 24 Oktober 2018

Kereta LRT Palembang Mogok, Penumpang Panik dan Menangis

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian LRT Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. Selain itu, pengerjaan proyek dua jembatan Musi, Musi IV dan Musi VI, dua jembatan layang Keramasan, serta simpang Bandara SMB II, dikebut. Jembatan Ampera, yang merupakan ikon kota empek-empek tersebut, juga dipercantik. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

    Rangkaian LRT Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. Selain itu, pengerjaan proyek dua jembatan Musi, Musi IV dan Musi VI, dua jembatan layang Keramasan, serta simpang Bandara SMB II, dikebut. Jembatan Ampera, yang merupakan ikon kota empek-empek tersebut, juga dipercantik. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

    TEMPO.CO, Jakarta - Kereta api ringan atau kereta LRT Palembang kembali mogok di tengah perlintasan saat beroperasi melayani penumpang pada Minggu, 12 Agustus 2018. Mogoknya kereta buatan PT INKA (Persero) itu bukan yang pertama kali, namuns udah tiga kai sejak beroperasi pada 23 Juli 2018.

    Baca: LRT Bukan untuk Asian Games 2018, Anies: Ngapain Atlet ke Mall?

    Kereta berhenti mendadak di tengah lintasan di Stasiun Jakabaring. Terlihat ratusan penumpang nekat turun dari kereta dan berjalan kaki sepanjang 2 kilometer. Para penumpang turun dan berjalan di jalur evakuasi yang pada bagian bawah lintasan memiliki tegangan tinggi.

    Para penumpang nekat turun dari kereta LRT karena seluruh lampu dan AC berhenti mendadak. Ahmad Ghazali, 40, mengatakan kereta LRT mogok sekitar pukul 17.30 WIB.

    Menurut dia, Kereta LRT berhenti mendadak setelah melintas dari Stasiun Polresta menuju ke Stasiun Jakabaring. "Kami awalnya tidak boleh keluar tapi bagaimana di dalam kereta lampu semua mati, AC mati. Jadi kami terpaksa turun dari kereta," katanya Minggu, 12 Agustus 2018.

    Ahmad mengatakan dia naik kereta tersebut bersama sanak keluarga dan mengaku panik saat kereta tiba-tiba berhenti. Bahkan, kata dia, banyak penumpang yang membawa anak kecil dan menangis karena takut kereta mati mendadak.

    "Petugas bilangnya ada sedikit gangguan. Tapi matinya cukup lama hampir 30 menit,kami di dalam ketakutan dan panik, petugas berusaha menenangkan tapi tetap penumlang panik," ujarnya.

    Dia mengemukakan dirinya baru pertama kali mencoba moda transportasi yang disiapkan jelang Asian Games tersebut. Ahmad pun mengaku masih trauma dengan kejadian mogok kereta LRT itu.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.