Senin, 20 Agustus 2018

Perry Warjiyo Resmi Jadi Ketum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) dan Gubernur BI Perry Warjiyo (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018. Rapat kerja tersebut membahas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal dalam RAPBN 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) dan Gubernur BI Perry Warjiyo (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018. Rapat kerja tersebut membahas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal dalam RAPBN 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) periode 2018-2021. Perry terpilih dalam Kongres ISEI 2018 di Bandung kemarin, Kamis 9 Agustus 2018.

    Baca: Perry Warjiyo Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2018 5,2 Persen

    Dalam pidato usai terpilih sebagai Ketua Umum ISEI, Perry Warjiyo menyampaikan apresiasi pada pimpinan ISEI sebelumnya oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro atau Bappenas  Bambang Brodjonegoro.

    "Saya mengajak semua elemen ISEI pusat dan daerah untuk bersinergi memajukan ekonomi Indonesia," kata Perry dalam keterangan tertulis, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Ke depan, kata Perry Warjiyo akan memperkuat sinergi ISEI dengan berbagai lembaga untuk berkontribusi nyata terhadap kemajuan ekonomi Indonesia. Hal tersebut akan Perry wujudkan melalui tiga pilar.

    "Yaitu penguatan peran serta ISEI dalam perumusan kebijakan, penguatan peran aktif ISEI untuk meningkatkan kualitas akademis dan riset di perguruan tinggi," ujar Perry.

    Menurut Perry Warjiyo, juga diperlukan penguatan kerja sama ISEI dengan lembaga profesi lain di tingkat nasional dan internasional.

    Adapun dalam rumusan hasil seminar nasional dan Kongres XX di Bandung terdapat usulan kebijakan untuk meningkatkan produktivitas perekonomian terutama dalam tiga hal. Pertama memperkuat sektor keuangan yang inklusif. kedua, memperkuat institusi pasar tenaga kerja yang mampu menjawab tantangan global.

    Ketiga, memperkuat sektor riil, antara lain dengan memberikan insentif kepada dunia usaha agar mampu memperkuat pasar tenaga kerja dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Simak berita tentang Perry Warjiyo hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Atlet Andalan Indonesia di Asian Games 2018

    Inilah atlet-atlet andalan Indonesia di Asian Games 2018