Minggu, 16 Desember 2018

Soal Penyederhanaan Tunjangan PNS, Begini Respons Sri Mulyani

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. TEMPO/Subekti

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi tahu hasil pertemuan para menteri di kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sri Mulyani mengatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur diminta menyampaikan presentasi mengenai arah reformasi birokrasi, khususnya terkait dengan penyederhanaan tunjangan pegawai negeri sipil (PNS).

    Baca: Sri Mulyani: Audit BPKP tentang BPJS Kesehatan Keluar Pekan Depan

    "Salah satu aspeknya adalah mengenai masalah keseluruhan, organisasi, mengenai masalah sistem perekrutan, kemudian dari sisi konsolidasi fungsi, juga dari sisi bentuk penggajiannya. Tapi itu kan masih sangat umum," kata Sri Mulyani di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis, 9 Agustus 2018.

    Pada Kamis pagi, pemerintah berencana menyederhanakan besaran tunjangan untuk PNS. Pemerintah tak akan menambah komponen tunjangan tersebut.

    Baca: Sandiaga Sentil Pajak Mobil Sri Mulyani, Kemenkeu: Sudah Dibayar

    "Tunjangan (untuk PNS) banyak sekali. Itu akan disederhanakan sehingga gajinya sederhana tapi jelas," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto seusai rapat koordinasi tentang reformasi birokrasi di kantor Wakil Presiden, Jakarta.

    Wiranto mengatakan penyederhanaan tunjangan PNS akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi. Kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga akan menjadi bahan pertimbangan. Artinya, tunjangan tetap mungkin naik di kemudian hari mengikuti dinamika kedua faktor tersebut.

    Namun Wiranto mengatakan rencana ini masih digodok. "Seberapa besar naiknya itu belum diputuskan, hanya masukan dulu," ujarnya. Sejumlah kementerian dan lembaga terkait akan berembuk kembali membentuk rancangan dari rencana tersebut.

    Wiranto menuturkan penyederhanaan tunjangan PNS merupakan salah satu upaya pemerintah mereformasi birokrasi. Pemerintah ingin kinerja PNS semakin membaik dan berkualitas. Upaya lain adalah mengatur lebih ketat rekrutmen tenaga honorer di instansi pemerintah. Penerimaan tenaga kerja baru akan dibatasi untuk menyaring bibit berkualitas.

    Simak berita menarik lainnya terkait Sri Mulyani hanya di Tempo.co.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".