Rabu, 15 Agustus 2018

Jokowi Sebut Ma'ruf Amin Berpengetahuan Luas di Bidang Ekonomi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin bersalaman saat menyapa para pendukungnya di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. REUTERS/Darren Whiteside

    Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin bersalaman saat menyapa para pendukungnya di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden RI periode 2019-2024, Joko Widodo atau Jokowi, menilai pendampingnya, calon wakil presiden Ma’ruf Amin, merupakan sosok yang memiliki pengetahuan luas di bidang ekonomi. Salah satunya dibuktikan saat Ma’ruf Amin dikukuhkan sebagai profesor, pidato pengukuhannya berkaitan dengan arus ekonomi baru Indonesia.

    Baca: Jokowi Pilih Ma’ruf Amin, Apindo: Bisa Lebih Fokus Benahi Ekonomi

    "Artinya beliau sangat mengetahui ekonomi," kata Jokowi dalam sambutan di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, sebelum pendaftaran calon Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

    Bersama dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu, Jokowi menyatakan ingin tetap istikamah dalam upaya menuju Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. 

    Baca: Rupiah Menguat, Karena Deklarasi Jokowi Ma’ruf dan Prabowo Sandi?

    "Beliau memiliki pandangan yang sama dengan kita, dengan saya, bahwa sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, kita harus mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan dengan memperkuat ekonomi umat," kata Jokowi.

    Menurut Jokowi, kesenjangan harus diatasi agar warga di perbatasan merasakan buah dari kemerdekaan. Warga dari Sabang sampai Merauke juga harus merasa bangga menjadi bangsa Indonesia. "Kita ingin mewujudkan keadilan sosial di seluruh Indonesia, meratakan pembangunan yang berkeadilan," kata Jokowi.

    Jokowi menyatakan pihaknya akan terus menjaga kedaulatan atas kekayaan sumber daya alam Indonesia. Pengelolaan Blok Rokan, Blok Mahakam, dan mayoritas saham Freeport merupakan bukti kedaulatan dan pemanfaatan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

    Lebih jauh, Jokowi juga menekankan bahwa yang dilakukannya adalah kerja nyata. "Apa yang kita kerjakan adalah bukti, bukan fiksi. Inilah fondasi yang dibangun, yang perlu diteruskan dan dilanjutkan," kata Jokowi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.