Senin, 22 Oktober 2018

Gempa Lombok, Pos Indonesia Gratiskan Pengiriman Barang dan Donasi ke Lombok

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga korban gempa berkumpul dekat tenda penampungan sementara di Lombok, 8 Agustus 2018. AP

    Warga korban gempa berkumpul dekat tenda penampungan sementara di Lombok, 8 Agustus 2018. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pos Indonesia memberikan layanan jasa pengiriman gratis bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan untuk korban gempa Lombok. Pengiriman dapat dilakukan mulai 8 Agustus sampai 31 Agustus 2018.

    BACA: Pasca Gempa Lombok, PLN Berupaya Hidupkan Listrik di 3 Gili

    “PT Pos Indonesia berkomitmen untuk membantu pengiriman bantuan maupun donasi dalam bentuk uang tanpa dipungut biaya,” seperti tertulis dalam akun Instagram Pos Indonesia @posindonesia.ig, Kamis, 9 Agustus 2018.

    PT Pos Indonesia memberikan berat maksimum perkiriman yaitu 20 kilogram. Pos Indonesia mengimbau untuk tak mengirimkan makanan yang mudah rusak atau busuk dan dalam bentuk cairan.

    “Donasi berupa barang dapat diserahkan melalui Kantor Pos di seluruh Indonesia kecuali Agenpos,” tulisnya.

    BACA: Galang Dana Gempa Lombok, Elek Yo Band Akan Persembahkan 2 Lagu

    Barang tersebut dapat dikirimkan dengan tujuan Pos Peduli Korban Bencana Alam Gempa Bumi Pulau Lombok u.p Kantorpos Mataram 83000 atau alamat posko yang sudah ditentukan oleh pengirim sebagai donator untuk tujuan Kabupaten Lombok Utara, Kanupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur.

    Sementara itu, donasi gempa Lombok berupa uang dapat dikirimkan melalui rekening giro pos di Kantor Pos dengan nomor rekening 00123456789 atas nama PT Pos Indonesia (Persero) cq Rekening Pos Indonesia Peduli. Pengiriman juga dapat dilakukan melalui transfer bank melalui kode virtual account 200 999 0099 00123456789.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.