IHSG Diprediksi Kembali Melemah, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpotensi kembali memelah pada hari ini, Rabu, 8 Agustus 2018. Senior Analis CSA Research Reza Priyambada memprediksi IHSG berpotensi kembali melemah jika tak ada sentimen positif yang mendukung.

    Baca: Secara Teknikal, IHSG Diprediksi Melaju pada Pekan Depan

    "Diharapkan sentimen yang ada, cukup positif untuk menahan terjadinya pelemahan lanjutan, sehingga IHSG dapat kembali mempertahankan tren kenaikannya," kata Reza dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018.

    Pada perdagangan sebelumnya IHSG melemah sebesar 9,881 poin atau setara 0,91 persen ke level 6091,250. Pelemahan tersebut terjadi setelah laju kenaikan yang cukup tinggi sebelumnya.

    Baca: OJK Jelaskan Penyebab Pelemahan IHSG di Triwulan II 2018

    Meski transaksi asing mencatatkan nett buy senilai Rp 105,79 miliar namun maraknya aksi ambil untung tidak mampu mempertahankan laju IHSG di zona hijau. Adanya rilis Bank Indonesia terkait cadangan devisa berada di posisi US$ 118,3 miliar atau turun US$ 1,5 miliar banyak dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi jualnya.

    Reza berharap pergerakan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas level support 6.072-6.081. Sedangkan level resisten IHSG diharapkan dapat menyentuh kisaran 6.110-6.118.

    Selain itu, Reza juga berujar supaya investor mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah. Khususnya aksi profit taking yang bisa sewaktu-waktu terjadi. Adapun beberapa saham yang layak dicermati pada hari ini adalah INKP, MARK, GGRM, UNTR, dan MEDC.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.