CPNS 2018, BKDD Mimika Siap Bantu Fasilitas Pendaftaran Online

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta mengikuti ujian CPNS Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, 9 Oktober 2017. Tempo/Tony Hartawan

    Peserta mengikuti ujian CPNS Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, 9 Oktober 2017. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Mimika, Papua, menyatakan siap membantu calon peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 (CPNS 2018) untuk melakukan pendaftaran secara online di kantor instansi tersebut.

    Baca juga: MenPAN RB Bakal Verifikasi Data Honorer yang Bisa Ikut CPNS 2018

    Kepala BKDD Mimika Paskalis Kirwelakubun mengatakan pihaknya akan membantu calon peserta tes CPNS 2018 yang tidak memiliki kemampuan untuk melakukan pendaftaran sendiri melalui sistem online.

    "Peserta boleh mendaftar sendiri atau boleh datang ke kantor BKDD dan dibantu untuk didaftarkan. Nanti staf kami bantu cara pendaftaran daring (online) sebab tidak semua mempunyai kemampuan untuk itu," tutur Paskalis di Timika, Papua, Senin, 6 Agustus 2018.

    Paskalis juga menerangkan dokumen-dokumen terkait pendaftaran yang perlu disiapkan dengan baik, seperti kartu keluarga, ijazah, transkip nilai dan pas foto, terutama KTP elektronik karena NIK calon peserta tes digunakan untuk login ke situs resmi pendaftaran CPNS 2018.

    Baca juga: Tips dari BKN agar Terhindar Penipuan Pendaftaran CPNS

    "Jadi dokumen-dokumen penting itu yang perlu disiapkan, sementara dokumen lain seperti SKCK, surat keterangan sehat, dan lain-lain boleh diurus setelah dinyatakan lulus," ujar Paskalis.

    Paskalis menambahkan, tes CPNS tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Masyarakat diingatkan agar jangan tertipu dengan oknum-oknum yang menjanjikan bisa lulus tes jika membayar sejumlah uang.

    Setiap warga negara yang berusia 18 hingga 35 tahun, kata Paskalis, memiliki kesempatan yang sama mengikuti tes CPNS 2018, termasuk para tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.