Senin, 22 Oktober 2018

Layanan Kapal Ferry Lombok - Bali Dihentikan Akibat Gempa di NTB

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga yang panik menaiki kendaraan ketika terjadi gempa berkekuatan 7SR di Kecamatan Ampenan, Mataram, NTB, Ahad, 5 Agustus 2018. BMKG sempat mengeluarkan peringatan tsunami, sebelum akhirnya dicabut kembali. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Warga yang panik menaiki kendaraan ketika terjadi gempa berkekuatan 7SR di Kecamatan Ampenan, Mataram, NTB, Ahad, 5 Agustus 2018. BMKG sempat mengeluarkan peringatan tsunami, sebelum akhirnya dicabut kembali. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar dan Cabang Kayangan menghentikan sementara kegiatan operasional. Hal tersebut karena terjadi gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang wilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pada Ahad malam, 5 Agustus 2018.

    Baca: Gempa 7,0 SR di NTB: Begini Informasi Terkini Tsunami dari BMKG

    Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan saat ini tidak ada layanan penyeberangan maupun aktivitas di pelabuhan Lembar, maupun Kayangan pasca gempa bumi yang kembali mengguncang Lombok.

    "Pasca gempa, jaringan listrik padam hampir di seluruh wilayah NTB, termasuk Pelabuhan penyeberangan yang ada di Lembar maupun Kayangan. Terakhir, dari Pelabuhan Lembar, KMP Portlink VII telah berlayar menuju pelabuhan Padangbai, Bali dan tengah dilakukan bongkar muat," kata Imelda dalam keterangan tertulis, Ahad, 5 Agustus 2018.

    Imelda mengatakan pelayanan dihentikan sementara baik di pelabuhan Lembar-Padangbai, maupun Kayangan-Pototano hingga situasi benar-benar aman bagi penyeberangan.

    Menurut Imelda tidak ada kerusakan pada fasilitas sisi pelabuhan, maupun kapal baik di pelabuhan Lembar maupun Kayangan. Dan saat ini, kata Imelda untuk menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan Pelabuhan, pihak manajemen ASDP Cabang Lembar terus melakukan pemantauan terhadap berbagai sarana serta fasilitas di seluruh area pelabuhan.

    Baca: Gempa di Laut Lombok Utara, NTB Terasa hingga ke Bali

    "Kami turut prihatin atas bencana gempa bumi yang kembali melanda NTB. Dan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pasca gempa bumi dimana layanan penyeberangan dihentikan sementara. Semoga, kondisi dapat segera normal kembali," ujar Imelda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.