JNE Edukasi Para Agen Soal Potensi Pasar E-Commerce

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gratis Ongkos Kirim Belanja di Bukalapak Selama Ramadan dengan JNE

    Gratis Ongkos Kirim Belanja di Bukalapak Selama Ramadan dengan JNE

    TEMPOO.CO, Jakarta - PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menggelar agent gathering bagi seluruh agen JNE di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Direktur Utama JNE Mohamad Feriadi mengatakan gelaran ini merupakan ajang berkumpul antar agen sekaligus bagian dari edukasi perusahaan kepada agen. 

    "Hari ini kami bertemu para agen dengan harapan semua mempunyai semangat dan spirit yang sama. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka sebenarnya menjadi penentu suksesnya JNE di dalam menangani kiriman," kata Feriadi ditemui di sela-sela acara agent gathering JNE di Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Agustus 2018.

    Dalam kesempatan itu, Feriadi menjelaskan bahwa saat ini JNE menjadi salah satu ekosistem penting bagi pertumbuhan bisnis e-commerce atau market place. Karena itu untuk bisa menangkap peluang tersebut JNE dan juga para agen harus terus mau terus berkembang dan beradaptasi.

    Menurut Feriadi, hal yang mesti dan mendasar perlu disiapkan adalah pelayanan kepada konsumen. Selain itu, juga meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan juga kapasitas. "Tak lupa kami juga terus membangun insfrastuktur teknologi yang bisa memudahkan," kata dia.

    Feriadi mengatakan pertumbuhan pengiriman jasa dari JNE sendiri dalam beberapa tahun terus meningkat sekitar 30-40 persen. Peningkatkan tersebut di dominasi dengan pengiriman di sektor retail.

    Menurut Feriadi pengiriman sektor retail yang terus meningkat juga didorong dengan terus berkembangnya berbagai macam marketplace atau platform penjualan online. Termasuk juga mulai tumbuhnya penjual individu atau individual saller yang menjual lewat facebook atau instagram.

    "Padahal ini penetrasinya baru 3 persen, artinya potensinya luar biasa," kata Feriadi yang juga menjadi Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) ini.

    Feriadi mengatakan jasa pengiriman dari sektor retail dari akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan marketplace tersebut. Adapun, diprediksi pada tahun 2020 mendatang pertumbuhan penjualan lewat marketplace bakal meningkat hingga 130 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.