Senin, 20 Agustus 2018

Harta Calon Anggota DPD Papua Rp 20 T, Kalahkan Dua Orang Kaya RI

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menghitung uang saat melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas menghitung uang saat melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi baru saja merilis daftar kekayaan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari seluruh provinsi di Indonesia. Seorang calon anggota DPD asal Papua, Wilhelmus Rollo, membuat publik terhenyak lantaran laporan harta kekayaannya yang mencapai Rp20 triliun.

    Baca: KPU: Ada 10 Bakal Calon Anggota DPD Pindah Daftar ke DPR

    Data kekayaan calon DPD itu berasal dari daftar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dengan jumlah harta yang jika dikonversi ke dolar AS itu mencapai US$1,3 miliar itu semestinya membuat Wilhelmus Rollo masuk dalam daftar jajaran orang terkaya Indonesia.

    Mengacu pada daftar miliarder yang dikeluarkan Forbes tahun ini, Wilhelmus bisa saja di peringkat 15, menyamai kekayaan Djoko Susanto. Bahkan calon anggota DPD itu lebih kaya dari Hary Tanoesoedibjo (US$1,1 miliar) dan Sukanto Tanoto (US$1,1 miliar).

    Kekayaan Wilhelmus yang lebih dari Rp20 triliun itu berjarak sangat jauh dari pesaing terdekatnya. Bahkan, politisi kondang Oesman Sapta Odang hanya menempati posisi tiga dengan total kekayaan Rp 449,49 miliar.

    Di belakang Wilhelmus Rollo ada nama Muhammad Aunul Hadi Idham Chalid dari Kalimantan Selatan dengan total kekayaan Rp 474,23 miliar, diikuti OSO. Selanjutnya M. Alzier Dianis Thabranie (Rp97,97 miliar), Ramoy Markus Luntungan (Rp89,92 miliar), Edi K. P. Sambuaga (Rp83,98 miliar), Yorrys Raweyai (Rp74,78 miliar), Ida Jaya (Rp72,48 miliar), Asmawati (Rp66,30 miliar) dan Hilda Manafe (Rp57,47 miliar).

    Terkait dengan harta kekayaan milik Wilhelmus Rollo, Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Cahya Hardianto Harefa mengatakan KPK akan menentukan langkah selanjutnya untuk mendalami harta kekayaan tersebut, tidak terkecuali dengan kegiatan pemeriksaan.

    “Namun, untuk yang lebih jauhnya lagi, nanti setelah terpilih baru akan kita tentukan lebih lanjut untuk proses yang lebih jauh lagi atau pendalaman dari hal tersebut, termasuk kegiatan pemeriksaan,” ujarnya di KPK, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Adapun, dalam laporan LHKPN KPK, pemilik harta dengan nilai terendah dimiliki oleh bakal calon dari Jambi, yakni Azim Antoni Norega Jais dengan total kekayaan Rp1,5 juta. Daftar nama bakal calon anggota legislatif DPD yang telah melapor LHKPN ke KPK dapat dilihat di situs www.kpk.go.id/id/pantau-pilkada-dpd.

    LHKPN merupakan salah satu syarat wajib dari KPU untuk para calon anggota DPD. KPK telah membuka loket khusus pendaftaran LHKPN mulai dari 4 hingga 19 Juli 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Atlet Andalan Indonesia di Asian Games 2018

    Inilah atlet-atlet andalan Indonesia di Asian Games 2018