Angkasa Pura I Dorong Maskapai Buka Rute Penerbangan Baru ke Solo

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang bocah melihat pesawat kenegaraan yang membawa Presiden RI Joko Widodo lepas landas dari bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, 12 Juni 2015. Bram Selo Agung/Tempo

    Dua orang bocah melihat pesawat kenegaraan yang membawa Presiden RI Joko Widodo lepas landas dari bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, 12 Juni 2015. Bram Selo Agung/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I (AP I) Bandara Adi Soemarmo mendorong maskapai membuka rute penerbangan baru agar wisatawan yang masuk ke Kota Solo dan sekitarnya semakin banyak.

    Baca jugaKapasitas Terminal Bandara Adi Soemarno Akan Ditingkatkan

    "Saat ini saya masih menunggu Citilink yang katanya akan membuka beberapa rute baru, salah satunya Solo-Pontianak," kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Abdullah Usman mengatakan saat ini rute yang dibuka oleh Citilink baru Solo-Cengkareng dengan frekuensi penerbangan dua kali sehari. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar rute baru, khususnya ke luar Jawa, bisa segera dibuka.

    Selain Citilink, dikatakan Abdullah, Garuda Indonesia juga dalam waktu dekat ini, tepatnya bulan November, akan membuka rute Solo-Madinah.

    "Kalau selama ini kan Solo-Jeddah, sedangkan menuju Madinah biasanya dari Jakarta. Kalau Garuda Indonesia menambah rute, maka saya yakin Lion Air juga akan melakukan hal serupa," katanya.

    Baca jugaBandara Adi Soemarmo Raih Predikat Bandara Sehat

    Sementara itu, diakui Abdullah, saat ini ada beberapa maskapai yang mengurangi frekuensi penerbangan ke beberapa rute sebagai akibat dari low season atau penurunan permintaan dari masyarakat. "Beberapa rute yang biasanya dilayani daily untuk saat ini seminggu tiga kali, di antaranya rute Banjarmasin, Pontianak, dan Lombok," katanya.

    Abdullah mengatakan saat ini PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo melayani 66 frekuensi penerbangan. Sedangkan untuk jumlah penumpang berangkat setiap harinya sekitar 3.800 penumpang.

    "Angka ini turun dari saat peak season yang bisa mencapai 4.200 penumpang berangkat per hari. Oleh karena itu, kenapa akhirnya ada beberapa rute yang dikurangi frekuensinya (penerbangan)," ungkapnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.