Rabu, 24 Oktober 2018

Luhut Sebut Dana yang Telah Digunakan untuk IMF World Bank Rp 566 Miliar

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai Afternoon Tea dengan media di kantornya, Rabu, 1 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai Afternoon Tea dengan media di kantornya, Rabu, 1 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan biaya yang sudah dihabiskan untuk menyiapkan IMF World Bank telah mencapai Rp 566 miliar. Angka tersebut masih di bawah target dari dana yang dialokasikan yaitu Rp 810 miliar.

    BACA: Luhut Pandjaitan: Persiapan Pertemuan IMF - World Bank 85 Persen

    "Di bawah target jauh dari plafon yang kita buat. Jauh di bawah itu, enggak usah ribut soal biaya lagi," kata Luhut di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Luhut juga mengatakan perbaikan apron Bandara Ngurah Rai Bali bisa menambah sebanyak 1,2 juta turis yang bisa berdampak pada devisa negara. Perbaikan apron tersebut diperkirakan akan selesai pada September 2018. "Tambah 1,2 juta turis yang bisa datang ke Bali, itu angkanya sangat besar. Devisanya juga akan besar," tutur dia.

    Luhut Pandjaitan menjelaskan saat ini persiapan pertemuan tahunan IMF - World Bank sudah mencapai 85 persen. Persiapan tersebut kata Luhut, meliputi tempat, keamanan, Garuda Wisnu Kencana dan transportasi.

    BACA: SBY dan Prabowo Kritik Kemiskinan, Luhut: Jangan Bodohi Rakyat

    Sementara itu 15 persen sisanya hanya tinggal pelaksanaan pertemuan IMF World Bank. "Dari semua hampir selesai. Yang tadi itu, apron di Bandara Ngurah Rai baru selesai di September awal. Saya kira bukan masalah lagi," ujar Luhut. 

    Sekretaris IMF Jianhai Lin optimistis pelaksanaan pertemuan IMF - World Bank nanti akan berjalan dengan sukses dan lancar. Dalam pertemuan IMF World Bank selain membahas terkait isu ekonomi global, ia berharap delegasi dan masyarakat yang datang juga bisa menyaksikan keindahan Indonesia. "Kami berharap pertemanan di Bali pada Oktober orang-orang tidak hanya menikmati Indonesia dalam waktu seminggu tapi juga mereka akan balik lagi dan lagi setelah pertemuan itu," ujar dia. 

    Pertemuan IMF-World Bank akan berlangsung pada 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, yang akan dihadiri oleh sekitar 18 ribu delegasi dari 189 negara. Para delegasi itu merupakan kepala negara, menteri keuangan, gubernur bank sentral, wakil rakyat, pelaku bisnis, lembaga swadaya masyarakat, akademisi hingga media.

    Baca berita tentang Luhut lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.