Pelni Buka Paket Wisata Bahari ke Wakatobi, Biayanya Rp 1,7 Juta

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan memotret biota  laut di perairan Kaledupa, Wakatobi, sulawesi Tenggara, (13/4). TEMPO/Rully Kesuma

    Seorang wisatawan memotret biota laut di perairan Kaledupa, Wakatobi, sulawesi Tenggara, (13/4). TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menawarkan paket Wisata Bahari ke Wakatobi, Sulawesi Tenggara 2018.

    Baca juga: Pelni Sediakan Fasilitas Rapat hingga Pesta Pernikahan di Kapal

    "Wisata bahari ini dilaksanakan sepekan sekali, setiap Jumat malam, yang diberangkatkan dari Pelabuhan Murhum Baubau pukul 22.00 WITA menumpangi kapal Jetliner," ujar Kepala Pelni Cabang Baubau Captain Akhmad Sadikin di Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis, 2 Agustus 2018.

    Setelah tiba di Pelabuhan Wanci, Wakatobi, sekitar pukul 05.00 WITA, para peserta akan dijemput oleh Event Organizer (EO) yang akan mengantar peserta ke sejumlah tempat-tempat destinasi yang sudah disiapkan.

    "Selama berada disana (Wakatobi) peserta akan menikmati seperti snorkling di Pulau Hoga, ke kampung bajo, sampela tour dan dinner. Kemudian kembali ke Wanci dan lanjut ke Baubau," kata Akhmad Sadikin seraya menyebutkan biaya pendaftaran paket wisata bahari ini sebesar Rp 1,7 juta per orang.

    Baca juga: Wonderful Indonesia, Pelni Tawarkan Wisata Bahari Unggulan

    Untuk mengikuti wisata bahari yang akan berlangsung hingga Desember 2018 itu, peserta terlebih dahulu diharuskan mengisi data terkait kelengkapan-kelengkapan keamanan yang akan digunakan, seperti pakaian snorkling sehingga juga diasuransikan.

    "Ketentuan syarat data ini dikumpul agar sebelum berwisata kelengkapannya sudah disiapkan. Namun demikian kita akan hitung dulu, jumlahnya minimal 10 orang," ujar Akhmad.

    Kegiatan wisata bahari merupakan program Kementerian Pariwisata dalam mengoptimalkan pariwisata daerah. "Tidak hanya ke Wakatobi, (paket wisata bahari Pelni) ada juga ke Banda Neira, Kepulauan Seribu, Raja Ampat, Karimunjaya, dan Pulau Komodo, yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Wisata Wakatobi dimulai Agustus, karena kapal baru selesai docking," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.