Senin, 20 Agustus 2018

Jasa Marga Dapat Pinjaman Rp 11 T Danai Proyek Jalan Layang

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 27 Juli 2018. Pengerjaan jalan tol ini mencapai 19,7 Km dari panjang 38 Km.  ANTARA/Sigid Kurniawan

    Pekerja menyelesaikan konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 27 Juli 2018. Pengerjaan jalan tol ini mencapai 19,7 Km dari panjang 38 Km. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., mendapat pinjaman sebesar Rp11,36 triliun dari sindikasi perbankan dan lembaga pembiayaan lokal. Penandatanganan perjanjian pinjaman sindikasi diteken di Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

    Baca jugaAsian Games, Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng Diperbaiki

    Pinjaman diberikan dalam skema konvensional dan syariah berdurasi 15 tahun dengan masa tenggang 12 bulan sejak operasional tol dimulai. Pinjaman akan digunakan untuk konstruksi dan jaminan pemeliharaan jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II Elevated. Jalan tol layang sepanjang 38,6 kilometer (km) itu kini telah mencapai progres konstruksi 40,29 persen.

    Direktur Utama JJC Djoko Dwijono mengatakan pinjaman yang diperoleh perseroan menggunakan prinsip konvensional dan syariah. Pinjaman berprinsip konvensional sebesar Rp 8,9 triliun, sedangkan pinjaman syariah Rp 2,4 triliun.

    "Ini pertama kalinya pinjaman di Grup Jasa Marga menggunakan prinsip konvensional dan syariah," ujarnya di Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

    Djoko menambahkan total investasi proyek jalan tol Japek II Elevated mencapai Rp 16,23 triliun. Proyek ini diharapkan rampung pada 2019.

    Untuk diketahui, JJC merupakan badan usaha jalan tol yang mendapat konsesi Japek II Elevated selama 45 tahun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saham JCC dimiliki Jasa Marga dengan porsi 20 persen,sedangkan sisanya dimiliki PT Ranggi Sugiron.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Twice Konser Di Jakarta

    Twice akan mengunjungi Jakarta pada 25 Agustus 2018. Konser ini adalah pertunjukan pertama mereka di Indonesia. Berikut fakta-fakta tentang mereka.