Minggu, 19 Agustus 2018

Dukung Perkembangan Fintech, OJK Harap Adanya Ponsel Murah

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan menggunakan ponsel. shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan menggunakan ponsel. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan menuturkan salah satu infrastruktur yang bisa menyokong perkembangan teknologi finansial alias fintech adalah telepon seluler. Sebab, saat ini fintech dapat dengan mudah diakses menggunakan ponsel cerdas di mana pun dan kapan pun.

    "Tentu kami berharap handphone ini available atau bisa dimiliki masyarakat dengan harga yang bisa dijangkau," ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida di The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa, 31 Juli 2018.

    Nurhaida berujar fintech terus berkembang seiringan dengan masyarakat yang mulai menerapkan digital minded, terutama karena dukungan dari masuknya Internet. Apalagi, berdasarkan data yang ada, hampir setengah populasi Indonesia sudah menggunakan Internet.

    "Bahkan ponsel yang beredar itu jumlahnya lebih besar dari populasi manusia Indonesia," kata Nurhaida.

    Nurhaida mengatakan beberapa faktor yang menghambat perkembangan fintech antara lain OJK mesti melihat keseimbangan antara sisi bisnis, sisi sosial, serta sisi teknologinya. "Kemudian, dilihat juga dari sisi pemahaman masyarakat tentang produk-produk finansial itu tentu juga perlu ditingkatkan," ujar dia.

    Asosiasi Fintech Indonesia mencatat pembayaran digital oleh teknologi finansial alias fintech di Indonesia sampai saat ini mencapai nilai total transaksi US$ 21 juta. Adapun total perusahaan fintech yang beroperasi di dalam negeri ada sekitar 235 perusahaan.

    "Menurut Findex 2017, hanya 49 persen orang dewasa di Indonesia yang memliki akses ke pelayanan finansial formal," ujar Ketua Aftech Indonesia Niki Luhur. Ia berujar lembaganya berkomitmen membantu pemerintah mencapai targetnya, yaitu menyertakan 75 persen masyarakat Indonesia ke sistem finansial formal pada 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.