Pemkab Kotawaringin Timur Siap Seleksi CPNS dengan Sistem Zonasi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon pegawai negeri sipil (CPNS) memainkan angklung seusai mendengarkan kuliah umum Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. ANTARA

    Calon pegawai negeri sipil (CPNS) memainkan angklung seusai mendengarkan kuliah umum Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, siap melaksanakan seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS secara mandiri maupun sistem zona. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kotawaringin Timur, Alang Arianto.

    Baca: MenPAN-RB: Pengumuman CPNS 2018 Tunggu Kepastian Keuangan Negara

    Alang menyatakan hasil rapat pembahasan teknis dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Palangka Raya di antaranya berisi ada kemungkinan seleksi dilaksanakan dengan sistem zona. "Kalau itu diterapkan, Kotawaringin Timur siap melaksanakannya," katanya di Sampit, Senin, 30 Juli 2018.

    Saat rapat di Palangka Raya, pemerintah pusat menginformasikan bahwa ada sekitar 230.000 formasi yang akan dibuka dalam seleksi CPNS secara serentak di Indonesia. Namun untuk kuota formasi masing-masing provinsi, kabupaten dan kota, kepastiannya masih menunggu keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    Baca: Kepala Daerah Minta Moratorium CPNS Dibuka, Ini Jawaban Jokowi

    Secara teknis sempat dibahas terkait pelaksanaan seleksi yang kemungkinan tidak lagi dilaksanakan oleh masing-masing daerah, tetapi dengan sistem zona. Pelaksanaan seleksi CPNS di Kalimantan Tengah diusulkan dibagi empat zona, yaitu di Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan satu lokasi di kawasan Barito.

    Usulan itu masih dalam pembahasan pemerintah pusat. Kotawaringin Timur menyatakan sangat siap karena sudah memiliki perlengkapan untuk pelaksanaan tes sistem Computer Assisted Test atau CAT. Kotawaringin Timur juga memiliki banyak hotel yang mampu menampung ribuan orang jika peserta dari daerah lain juga ikut seleksi Sampit.

    Alang mengaku belum mengetahui berapa jumlah formasi yang kemungkinan diterima Kotawaringin Timur. Dia berharap daerah ini mendapatkan kuota cukup banyak karena masih kekurangan pegawai.

    Tahun lalu, kata Alang, jumlah pegawai yang pensiun lebih dari 130 orang. "Berdasarkan tahapan, Desember nanti peserta yang lulus seleksi CPNS sudah harus mendapat surat keputusan pengangkatan. Jadi, seharusnya Agustus nanti tahapan seleksi CPNS itu dimulai," tuturnya.

    Sementara itu, sebanyak 98 calon pegawai negeri sipil Kabupaten Kotawaringin Timur mengucapkan sumpah janji sebagai pegawai negeri sipil. Mereka merupakan pegawai tidak tetap tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian yang tahun lalu berhasil lulus seleksi calon pegawai negeri sipil oleh pemerintah provinsi.

    Pengambilan sumpah dan janji dipimpin Wakil Bupati HM Taufiq Mukri. Pengambilan sumpah dan janji itu merupakan syarat wajib sebelum CPNS tersebut diberikan surat keputusan pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil. "Junjung tinggi sumpah janji ini dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Utamakan kepentingan masyarakat," pesan Taufiq Mukri dalam arahannya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.