544 Personel PLN Jaga Asian Games 2018 di Palembang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Bisnis Regional Sumatera PT. PLN Wiluyo Kusdwiharto saat apel kesiapan di Jakabaring mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga sistem kelistrikan di Palembang dan sekitarnya selama berlangsungnya Asian Games. 2018 TEMPO/ Parliza Hendrawan

    Direktur Bisnis Regional Sumatera PT. PLN Wiluyo Kusdwiharto saat apel kesiapan di Jakabaring mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga sistem kelistrikan di Palembang dan sekitarnya selama berlangsungnya Asian Games. 2018 TEMPO/ Parliza Hendrawan

    TEMPO.CO, Palembang - PT PLN (Persero) menerjunkan 544 personel yang ditempatkan di 23 posko Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan selama Asian Games 2018 pada 18 Agustus-2 September 2018. Petugas PLN tersebar di 21 venue dalam kawasan JSC dan dua venue di luar JSC.

    Baca juga: Asian Games 2018 Diprediksi Dongkrak Ekonomi, Begini Hitungannya

    "Nantinya, seluruh 'venue' akan dijaga selama 24 jam dan dibagi dalam dua sampai tiga 'shift' petugas secara bergantian. Setiap 'venue' akan dijaga oleh empat orang petugas PLN dan dibagi dalam tiga 'shift', sehingga listrik di JSC tetap terjaga keandalannya," kata Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto di Palembang, Senin, 30 Juli 2018.

    PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (WS2JB) telah melakukan persiapan pasokan energi listrik sejak dua tahun terakhir untuk mendukung Asian Games 2018.

    Wiluyo mengatakan untuk "venue" yang ada di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, PLN menyediakan empat unit genset 500 kVA dan trafo "back up" 1.500 kVA. Begitu pula dengan arena olahraga lainnya, seperti venue dayung yakni empat genset 250 kVA dan UGB 400 kVA, Stadion Bumi Sriwijaya dua genset 400 kVA ditambah 250 kVA dan UGB 400 kVA, voli pantai genset 400 kVA dan UGB 400 kVA.

    Selain itu di Sriwijaya Promotion Centre disiapkan genset 400 kVA dan UGB 400 kVA, sepak takraw genset 400 kVA dan dua UGB 400 kVA, menembak dua genset 400 kVA dan dua UGB 400 kVA, serta Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II genset 250 kVA.

    Dengan sarana dan prasarana ini, ia mengatakan PLN siap menjaga keandalan listrik selama perhelatan Asian Games 2018. Hal ini juga diwujudkan dengan mendirikan posko di 25 titik, yakni 1 posko gabungan, 6 posko koordinasi, dan 19 posko venue.

    Dengan rincian, Posko Bandara, Griya Agung. UPB Sumbagsel, sektor KIT Keramasan, Palembang 5 dan gabungan, PLN APD dan logistik, seluruh venue, utama di GH New GOR, GH GOR Lama dan Baru.

    "Dengan upaya ini kami berharap penyediaan energi listrik terjamin keandalannya selama Asian Games," kata dia.

    Sebanyak 23 venue di kawasan JSC yang menjadi tanggung jawab PLN, antara lain tenis, sepatu roda, atletik, akuatik, voli pantai, dayung, Ranau Dempo, ski air, menembak, bowling, WTP (unit pengelola air minum), Gedung Sport Science Centre, rusunawa, dan wisma atlet.

    Sementara itu, beban puncak total Sumatera Selatan dari 2010 hingga 2018 meningkat 23,76 persen atau sebesar 325,76 MW. Hal ini juga sejalan dengan peningkatan daya mampu pembangkit di Sumatera Selatan sebesar 24,35 persen, yakni pada 2010 sebesar 825 MW menjadi 1.406 MW pada 2018.

    Beban puncak Sumatera Selatan sebesar 817 MW dengan kesiapan pembangkit sebesar 1.406 MW, sehingga ada cadangan sebesar 589 MW.

    Sedangkan sistem Palembang disuplai jaringan 150 kV dan 70 kV dengan daya mampu pembangkit 821,8 MW serta beban puncak 52 MW. Sehingga terdapat cadangan daya sebesar 309,8 MW untuk melayani Asian Games 2018.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.