Minggu, 21 Oktober 2018

Gempa Lombok, Kawasan Wisata Gili dan Pantai Senggigi Aman

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantai Senggigi. TEMPO/Supriyantho Khafid

    Pantai Senggigi. TEMPO/Supriyantho Khafid

    TEMPO.CO, Denpasar - Setelah terjadi Gempa Lombok, Ketua Asosiasi Hotel di Gili Trawangan, Vicky Hanoi menyatakan situasi di kawasan wisata Gili dan Pantai Senggigi dipastikan tetap aman terkendali. Kawasan wisata tersebut juga tidak terdampak signifikan setelah terjadinya gempa yang berpusat di Timur Laut Lombok Utara. 

    Baca: Gempa Lombok, Kementerian PUPR Kirim Tim Data Jalan dan Jembatan

    Vicky menyatakan hingga kemarin tidak ada kerusakan parah yang dialami oleh hotel-hotel. Para wisatawan juga sudah diimbau untuk tetap tenang karena pusat gempa jauh dari objek wisata andalan Pulau Lombok ini.

    “Di sini dan Senggigi tetap terkendali. Ada kalau pot jatuh akibat gempa, tetapi tidak ada dampak signifikan,” ujar Vicky ketika dihubungi dari Denpasar, Ahad, 29 Juli 2018.

    Baca: Gempa Lombok, Jalur Pendakian ke Gunung Rinjani Ditutup Sementara

    Vicky menuturkan kondisi pascagempa di Gili Trawangan pada saat ini berangsur normal dan tidak ada eksodus wisatawan keluar. Dia mengaku saat ini belum ada laporan apakah ada tamu hotel di Gili Trawangan yang terjebak di kawasan Gunung Rinjani.

    Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Pulau Lombok, Sumbawa dan Bali serta setidaknya mengakibatkan 10 orang meninggal dunia. Akibat gempa ini, jalur pendakian ke Gunung Rinjani ditutup karena adanya material longsoran. Ratusan wisatawan domestik dan mancanegara yang berada di lokasi juga akan dievakuasi.

    Sementara itu, data dari Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG menunjukkan telah terjadi 72 gempa bumi susulan (after shock) dengan Magnitudo terbesar M=5,7 pada pukul 09.16 WIB dan 5 diantaranya adalah gempa dirasakan. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu terkait Gempa Lombok yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.