Kebakaran Hutan di Toba Samosir, Aktivitas Bandara Silangit Aman

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Silangit. Tempo/Sudandijani

    Bandara Silangit. Tempo/Sudandijani

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran hutan yang terjadi di Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Silangit.

    Baca juga: Airasia Akan Buka Penerbangan Langsung ke Bandara Silangit

    Operational, Service, dan Maintenance Manager Bandara Silangit Ermansyah Saragih mengatakan pihaknya tidak terpengaruh sama sekali oleh kebakaran hutan itu. Selain lokasi kebakaran yang cukup jauh dari bandara, kawasan Bandara Silangit belakangan ini sering menerima curah hujan.

    "Sekarang pun sedang hujan lebat," kata Ermansyah ketika dihubungi di Medan siang tadi pukul 13.15 WIB, Kamis, 26 Juli 2018.

    Sebelumnya, kawasan hutan di Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, dengan luas mencapai 20 hektare lebih mengalami kebakaran sejak Rabu, 26 Juli 2018.

    Baca juga: Luhut: 1 Juta Wisatawan ke Danau Toba Via Bandara Silangit

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toba Samosir pun langsung turun ke lokasi untuk memadamkan hutan yang terbakar sambil berkoordinasi dengan instansi lain, termasuk unsur TNI dan Polri yang ada di daerah itu.

    Menurut Ermansyah, jika ada asap yang muncul akibat kebakaran hutan di Toba Samosir, kemungkinan akan hilang jika tersiram air hujan. "Kebakarannya kan sejak kemarin (Rabu, 25 Juli 2018), namun asapnya belum sampai ke sini (Bandara Silangit)," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).