Rabu, 24 Oktober 2018

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diramal bakal kembali menguat pada perdagangan hari ini, Selasa 24 Juli 2018. Vice President Research Department Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya memprediksi support level IHSG pada perdagangan hari ini akan dipertahankan dengan cukup meyakinkan.

    Baca: IHSG Bakal Bergerak Bervariasi Awal Pekan Depan

    "Peluang kenaikan masih cukup besar pada perdagangan hari ini," kata William seperti dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

    Sebelumnya, IHSG tercatat menguat 0,73 persen atau setara 43,012 ke level 5915,796 pada perdagangan Senin, 23 Juli 2018. Hari itu indeks bursa acuan mampu mencatatkan net buy asing di seluruh pasar sebesar Rp 347,54 miliar.

    Sejak awal perdagangan IHSG tercatat langsung menguat ke jalur hijau hingga ditutupnya pasar. Sepanjang sesi IHSG mampu bergerak pada rentang 5884,976 hingga 5928,080 hingga.

    William mengatakan, peluang kenaikan hari ini masih didorong oleh kondisi fundamental ekonomi dan capital inflow yang masih baik. Ia menperkirakan, hari ini IHSG akan bergerak dalam rentang 5721 hingga 5988.

    Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta juga mengatakan bahwa IHSG masih akan menguat pada perdagangan hari ini. Perkiraan ini, kata Nafan, didasarkan atas analisa teknikal yang menunjukan adanya pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan.

    "Pergerakan indeks menujukan adanya potensi penguatan lanjutan menuju area resisten," kata Nafan dalam keterangan tertulis yang berbeda di Jakarta.

    Ia memperkirakan support level pertama maupun kedua IHSG memiliki rentang 5891.155 hingga 5866.513. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki rentang level 5934.259 hingga 5952.721. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor dari Binaartha, antara lain sebagai berikut, ADRO, BBTN, BJTM, GIAA, SCMA dan UNVR.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.