Inalum Yakin Mampu Lunasi Pinjaman Dana Bank Asing

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Inalum Budi Guna Sadikin berbicara dalam acara penandatanganan perjanjian antara Pemerintah Pusat, Pemprov Papua, Pemkab Mimika dan PT Inalum tentang Pengambilan Saham Divestasi PT Freeport Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, 12 Januari 2018. TEMPO/Subekti

    Direktur Utama PT Inalum Budi Guna Sadikin berbicara dalam acara penandatanganan perjanjian antara Pemerintah Pusat, Pemprov Papua, Pemkab Mimika dan PT Inalum tentang Pengambilan Saham Divestasi PT Freeport Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, 12 Januari 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Head of Corporate Communication PT Inalum Rendi Achmad Witular optimis pihaknya mampu mengembalikan dana pinjaman dari bank asing untuk akuisisi 51 persen saham Freeport. "Kami sangat mampu. Cash flow Inalum mencapai Rp 16,14 triliun," kata dia di Kementerian Kominfo, Senin, 23 Juli 2018.

    BACA: Inalum - Freeport Teken Perjanjian, Jokowi: Usahanya Sangat Alot

    Hingga akhir tahun 2017, Rendi menuturkan total pendapatan Inalum yaitu Rp 47,18 triliun, EBITDA Rp 12,3 triliun dan laba bersih Rp 6,8 triliun serta total aset mencapai Rp 93,2 triliun. Namun, Rendi menjelaskan pihaknya tidak menjanjikan apapun kepada bank asing yang telah menunjukkan minatnya memberikan pinjaman. "Jaminannya hanya potensi bisnisnya," kata dia.

    Sebelumnya, ia menjelaskan pembiayaan akuisisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia akan didanai sepenuhnya oleh bank asing. Hal itu dimaksudkan agar tidak mempengaruhi nilai tukar rupiah.

    "Kami tidak mau mempengaruhi konversi rupiah karena nanti transaksinya nantikan dilakukan diluar dalam bentuk dolar dan pendapatan Inalum dan PTFI dalam dolar sehingga tidak akan mengganggu nilai tukar rupiah," kata dia.

    Namun, Rendi enggan menjelaskan berapa banyak dan siapa saja bank asing yang akan ikut mendanai akuisisi saham tersebut.

    BACA: Akuisisi Freeport oleh Inalum Akan Dibiayai Perbankan

    PT Inalum menyatajan ada 11 bank yang siap membantu mendanai pembelian 51 persen saham PT Freeport Indonesia. Nilai transaksi yang dibutuhkan yaitu sebesar US$ 3,85 miliar. Inalum akan menggelontorkan US$ 3,5 miliar untuk membeli 40 persen hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.