BKN Gandeng Kominfo Blokir Situs Hoaks Soal CPNS 2018

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon pegawai negeri sipil (CPNS) memainkan angklung seusai mendengarkan kuliah umum Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. ANTARA

    Calon pegawai negeri sipil (CPNS) memainkan angklung seusai mendengarkan kuliah umum Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan telah memblokir banyak situs yang menyebarkan informasi palsu atau hoaks soal calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018. Pemblokiran dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Baca juga: Situs Sscn.bkn.go.id Bisa Dibuka Lagi Setelah CPNS 2018 Diumumkan

    "Kami juga beberapa kali sudah memblokir, bekerja sama dengan Kominfo untuk memblokir website yang katakan lah clickbait dan sebagainya soal pendaftaran CPNS, supaya tidak terjadi lagi," kata Ridwan saat dihubungi, Senin, 23 Juli 2018.

    Saking banyaknya, Ridwan lupa dan tidak mencatat jumlah pasti situs yang sudah diblokir. "Wah banyak, saya tidak sempat hitung. Pokoknya jika ada, langsung kami hubungi aduankonten@kominfo.go.id agar segera diblokir," ujar Ridwan.

    Ridwan hanya mengingat dia situs yang telah diblokir, yaitu cpns.com dan catbkn.com. Ridwan mengatakan jika masyarakat mendapatkan informasi yang meragukan bisa langsung konfirmasi ke media sosial BKN.

    Sebelumnya di lokasi berbeda Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan jadwal pendaftaran CPNS akan dipublikasi dalam waktu dekat. "Lagi kita finalisasi. Jadi nanti kalau sudah final saya umumkan. Itu ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus," kata dia.

    Asman berharap hal tersebut bisa terealisasi pada Juli 2018. Ia menyebut jumlah PNS yang akan direkrut mencapai 220-250 ribu orang.

    Namun Asman enggan membocorkan gambaran formasi CPNS 2018 itu karena butuh waktu untuk melakukan finalisasi. Kementeriannya bersama BKN masih memperhitungkan sejumlah faktor, seperti jumlah pegawai yang akan pensiun tahun ini dan belanja pegawai di pemerintah pusat dan daerah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.