BCA Finance Naikkan Bunga Kredit 0,25 Persen per Agustus

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT BCA Finance, Roni Haslim saat konfrensi pres mengenai peluncuran program

    Direktur Utama PT BCA Finance, Roni Haslim saat konfrensi pres mengenai peluncuran program "Fix dan Cap Tenor 6 Tahun BCA Finance" di Jakarta, Senin (21/1). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - PT BCA Finance akan menaikkan bunga pinjaman pada awal Agustus 2018 seiring dengan bunga pinjaman PT Bank Central Asia Tbk. yang juga naik. Kenaikan suku bunga pinjaman sebesar 0,25 persen itu bersifat flat untuk semua tenor.

    Baca: Ini Sebab BCA Tak Berani Terapkan Uang Muka KPR Nol Persen

    "Ini terpaksa kami lakukan karena pihak bank, BCA, akan menaikkan cost of fund atau bunga pinjaman kami," ujar Direktur Utama PT BCA Finance Roni Haslim, Senin, 23 Juli 2018. Kendati bunga pinjaman multifinance naik, perseroan optimistis dapat merealisasikan sisa target penyaluran pembiayaan pada semester kedua di 2018.

    Baca: BCA Naikkan Suku Bunga Deposito 0,75 Persen

    BCA Finance telah menyalurkan Rp 17,5 triliun pada semester pertama di 2018 atau 53,85 persen dari target Rp 32,5 triliun sepanjang 2018. Artinya, masih ada sisa target penyaluran pembiayaan sebesar Rp 15 triliun pada semester kedua tahun 2018. 

    Roni yakin target penyaluran pembiayaan perseroan tidak akan terpengaruh dengan bunga pinjaman yang naik. Hal ini bisa terjadi jika semua perusahaan pembiayaan juga menaikkan bunga pinjaman. 

    Lebih jauh Roni menyebutkan kenaikan bunga BCA karena memang kondisi bunga di pasar telah mulai bergerak naik. "BCA akan menaikkan bunga cost of fund sebesar 0,5 persen efektif yang ekivalen dengan 0,25 persen flat," tuturnya. 

    Guna mencapai target penyaluran pembiayaan pada semester kedua di 2018, perseroan tetap mengandalkan bunga kompetitif, proses yang mudah dan cepat. Lebih lanjut, perseroan menjaga kualitas kredit agar rasio NPF terjaga. 

    Roni mengaku, rasio NPF sempat meningkat pada akhir Juli ke level 1,5 persen. Padahal, rasio NPF tercatat 0,9 persen pada akhir Mei 2018. Rasio NPF yang meningkat karena faktor libur lebaran yang terlalu panjang. Namun demikian, pihaknya optimistis rasio NPF akan kembali turun secara bertahap. 

    Akhir Juni, kata Roni, NPF BCA Finance naik tajam dari 0,9 persen menjadi 1,5 persen. "Ini karena faktor lebaran ditambah liburan dadakan yang terlalu lama. Tapi kami yakin secara bertahap akan turun kembali ke level 0,9 persenan," kata Roni. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.