Hari Anak, PT KAI Bagikan 100 Balon dan Bunga ke Penumpang Cilik

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik menggendong anaknya saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu, 20 Juni 2018. PT KAI memberangkatkan 26 kereta reguler dan delapan kereta tambahan ke Stasiun Pasar Senen. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Pemudik menggendong anaknya saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu, 20 Juni 2018. PT KAI memberangkatkan 26 kereta reguler dan delapan kereta tambahan ke Stasiun Pasar Senen. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon, Jawa Barat membagikan 100 balon dan bunga kepada anak-anak yang sedang melakukan perjalanan dengan kereta. "Pembagian balon dan bunga ini dalam rangka ikut menyemarakkan Hari Anak Nasional," kata Deputy Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Wisnu Pramudyo di Cirebon, Senin, 23 Juli 2018.

    Baca: UM Undip Diumumkan Bertepatan dengan Hari Anak Nasional

    Wisnu berharap pembagian balon dan bunga kepada anak-anak yang sedang melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api bisa menumbuhkan kecintaan mereka kepada kereta. Ia mengklaim tiap stasiun saat ini sudah makin ramah terhadap anak-anak.

    Pasalnya, kata Wisnu, KAI sudah menyediakan berbagai kebutuhan anak, seperti tempat bermain dan ruang khusus anak untuk menyusu. "Di stasiun saat ini sudah tersedia ruang untuk anak menyusu, ganti popok, dan juga taman bermain anak, ini upaya kita agar bisa melayani anak," tuturnya.

    Baca: Hari Anak, Ini Sebab Ojek Online Batal Demo

    Wisnu menambahkan, KAI sebagai jasa penyedia transportasi selama ini telah berusaha mengutamakan keselamatan para penumpangnya, termasuk anak-anak. Hal itu, katanya, terwujud dengan diterapkan aturan tiket Rp 0 bagi penumpang anak usia 0-3 tahun yang dipangku oleh orang tua atau tidak membeli seat (tempat duduk).

    Aturan itu, kata Wisnu, juga untuk menjamin asuransi perjalanan mereka. "Jadi walaupun tidak membeli 'seat' alias dipangku selama perjalanan dengan KA, penumpang anak tetap harus bertiket," ujarnya. 

    Terkait penerapan aturan tiket Rp 0 di peringatan Hari Anak ini, Wisnu menyebutkan, mekanismenya di lapangan tak sulit. "Tiketnya Rp 0 dan dapat diminta di petugas loket sebelum boarding dengan menunjukkan boarding pass orang tuanya." 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.