IHSG Menguat 0,28 Persen Pasca Abang None 2018 Buka Perdagangan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,28 persen setelah Finalis Abang None DKI Jakarta 2018 bersama dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta membuka perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis, 19 Juli 2018. Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan senang dengan kedatangan para finalis Abang None DKI ini.

    Baca juga: IHSG Diperkirakan Kembali Menguat Hari Ini

    "Kehadiran mereka diharapkan menjadi cerminan dari keberadaan investor muda. Selain itu, mereka diharapkan bisa menjadi agen pengetahuan soal pasar modal bagi keluarga dan masyarakat," kata Hasan saat memberikan sambutan di Gedung BEI, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis, 19 Juli 2018.

    Setelah membuka perdagangan, para finalis ini mendapatkan sosialisasi mengenai pasar modal dan nabung saham dari BEI. Adapun jumlah finalis yang hadir dalam acara tersebut berjumlah 20 pasang.

    Simak pula: IHSG Ditutup Menguat 0,50 Persen Didorong Sektor Tambang dan Infrastruktur

    Menurut Hasan, selama ini, demografi investor sebenarnya berada di rentang umur 40 tahun sekitar 50,5 persen. Sedangkan investor muda di rentang 18 tahun hingga 30 tahun mencapai 30 persen.

    Kepala Seksi Destinasi dan Pemasaran, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Robert Arthur Ritey mengatakan bahwa para finalis Abang None DKI Jakarta tidak hanya bisa menjadi duta pariwisata. Tetapi diharapkan juga bisa menjadi duta ekonomi.

    Sementara itu, hingga pukul 10.30 WIB, IHSG telah menguat 0,28 persen ke level 5.907,418. Sejak dibuka, indeks bursa acuan langsung menguat. Tercatat sebanyak 208 saham menguat, 112 melemah dan 109 saham tak beranjak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.