IHSG Diperkirakan Kembali Menguat Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gusta memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG masih akan menguat hari ini, Kamis, 19 Juli 2018. Menurut Nafan, hasil analisa menunjukkan terjadinya pola upward bar yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan.

    Baca: IHSG Ditutup Menguat 0,50 Persen Didorong Sektor Tambang dan Infrastruktur

    "Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan potensi bullish continuation (penguatan lanjutan) pada pergerakan indeks saham, sehingga indeks berpotensi menuju ke area resisten," kata Nafan seperti dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018.

    Pada perdagangan sebelumnya, Rabu 18 Juli 2028 indeks bursa acuan ditutup menguat. IHSG tercatat menguat sebesar 0,50 persen atau setara 29,22 poin ke level 5.890,731. Penguatan IHSG itu tercatat didorong oleh beberapa sektor, yakni sektor tambang dan sektor infrastruktur.

    Baca: Rupiah Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 14.360 - Rp 14.450

    Meski demikian, kata Nafan, pergerakan IHSG juga bakal dipengaruhi oleh hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan dirilis hari ini. Sedangkan untuk sentimen dari luar, wacana The Fed yang bakal menaikan suku bunga dan juga perang dagang diperkirakan masih menjadi ancaman meski minim.

    Menurut Nafan, support level pertama maupun kedua IHSG hari ini berada pada rentang level 5.866,59 hingga 5.842,44. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki rentang level 5.907,26 hingga 5.923,79.

    Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memperkirakan rilis hasil rapat BI bakal memberi sentimen bagi pergerakan IHSG. Menurut William, diperkirakan hasil rapat BI yang tak akan menaikan suku bunga bakal memberikan sentimen positif.

    "Sedangkan apresiasi Rupiah dan capital inflow masih terus diharapkan bakal mendorong kenaikan IHSG," kata William seperti dalam keterangan tertulis.

    William memperkirakan IHSG hari ini bakal bergerak dalam rentang 5721 hingga 5988. Beberapa saham yang bisa dilirik adalah BBCA, BBNI, ASII, UNVR, BJTM, JSMR, PTPP, HMSP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.