Stabilkan Harga Telur, Mentan Gelar Operasi Pasar Besar-besaran

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telur ayam. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi telur ayam. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, BOGOR - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan akan melangsungkan operasi pasar besar-besaran hari ini, Kamis, 19 Juli 2018 untuk menstabilkan harga telur yang melonjak. Beberapa hari terakhir, harga telur di sejumlah daerah mencapai Rp 30 ribu per kilogram.

    BACA: Harga Telur Ayam Naik, Peternak: Produksi Telur Turun 10 Persen

    "Besok saya (hari ini) operasi pasar besar-besaran, datang saja," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 18 Juli 2018.

    Amran menjelaskan operasi pasar besar-besaran ini rencananya akan menyasar sejumlah daerah, terutama Provinsi DKI Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

    Ia mengklaim saat ini Indonesia seharusnya sedang dalam kondisi surplus produksi telur. Pasalnya di sejumlah daerah, terutama kota-kota besar, para produsen mampu melakukan ekspor.

    BACA: Penyebab Harga Telur Naik Menurut Perhimpunan Pengusaha Unggas

    Menurut Amran, lonjakan harga ini mengindikasikan ada yang harus dibenahi dalam rantai pasokannya. Pasalnya ia meyakini harga telur di produsen berkisar Rp 18 ribu per kilogram namun saat tiba di warung-warung bisa naik dua kali lipat.

    Lonjakan harga ini, kata dia, tidak hanya terjadi pada komoditas telur saja. Contoh lainnya ada pada harga bawang yang dari produsen berkisar Rp 12 ribu namun di tangan pengecer naik menjadi Rp 36 ribu.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.