Selasa, 23 Oktober 2018

IHSG Ditutup Menguat 0,50 Persen Didorong Sektor Tambang dan Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat pada perdagangan hari Rabu, 18 Juli 2018. IHSG tercatat menguat sebesar 0,50 persen atau setara 29,22 poin ke level 5890,731.

    BACA: IHSG Diprediksi Rebound Hari Ini, Tetap Waspadai Rupiah

    Sepanjang perdagangan hari ini indeks bursa acuan tercatat menguat. IHSG tercatat bergerak pada rentang 5858,975 hingga 5899,653. Sementara itu, Indeks LQ45 juga tercatat menguat 6,74 poin atau setara 0,73 persen ke level 926.706.

    Sebelumnya, Analis Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gusta memprediksi IHSG bakal rebound pada hari ini, Rabu. Hal ini, kata dia, didasarkan atas analisa teknikal yang dilakukan.

    "Saat ini, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan sinyal positif adanya potensi penguatan pada pergerakan indeks saham," kata Nafan.

    BACA: Sesi Pertama, IHSG Ditutup Melemah 0,72 Persen

    Berdasar data RTI, sebanyak 193 saham menguat, 193 melemah dan 111 saham tak bergerak. Sepanjang perdagangan, asing mencatatkan net sell sebesar Rp 35,82 miliar.

    Penguatan IHSG hari ini tercatat menguat karena didorong oleh beberapa sektor, yakni sektor tambang yang naik 1,88 persen dan sektor infrastruktur 1,53 persen. Hanya sektor properti dan real estate serta perdagangan serta investasi yang melemah masing-masing ,0,08 persen dan 0,99 persen.

    Sementara itu, di Asia, IHSG tercatat menguat paling banyak dibandingkan Indeks Nikkei 225 dan Strait Times Index masing-masing 0,43 dan 0,03 persen. Hanya Hang Seng Index dan Shanghai Composite Index yang melemah masing-masing 0,23 dan 0,39 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.