Asian Games 2018, BPTJ Akan Tutup Permanen Beberapa Pintu Tol

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Untuk mengejar batas waktu tempuh perjalanan atlet pada event Asian Games, kepolisian dan Dinas Perhubungan melakukan simulasi pengawalan bus atlet, dengan cara sistem buka-tutup pintu tol. MARIA FRANSISCA

    Untuk mengejar batas waktu tempuh perjalanan atlet pada event Asian Games, kepolisian dan Dinas Perhubungan melakukan simulasi pengawalan bus atlet, dengan cara sistem buka-tutup pintu tol. MARIA FRANSISCA

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana menutup secara permanen beberapa pintu tol selama Asian Games 2018.

    Baca juga: Asian Games, Ini Saran BPTJ Soal Angkutan Barang di Tol Dibatasi

    Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengejar target waktu tempuh maksimal selama 30-34 menit dari Wisma Atlet ke venue maupun antar venue.

    “Hasil kajian BPTJ menunjukkan tidak cukup hanya perluasan ganjil genap di arteri guna menunjang kelancaran transportasi Asian Games. Oleh karenanya, BPTJ merekomendasikan paket tiga kebijakan yang saling terkait,” tutur Bambang, Rabu, 18 Juli 2018.

    Baca juga: Buka-Tutup Gerbang Tol Saat Asian Games, Polisi: Arteri Macet

    Tiga kebijakan itu terdiri dari manajemen rekayasa lalu lintas, penyediaan angkutan umum, dan pengaturan lalu lintas angkutan barang golongan III, IV, dan V.

    Perluasan ganjl genap di arteri dan rekayasa lalu lintas di jalan tol merupakan bagian dari kebijakan pertama, yaitu manajemen rekayasa lalu lintas.

    “Rekayasa lalu lintas di jalan tol dalam kota itu di antaranya penutupan permanen beberapa pintu tol serta mekanisme buka tutup di beberapa pintu tol yang lain. Selain itu, juga penyediaan lajur khusus angkutan umum di jalan tol yang berlaku pula buat ofisial dan atlet," kata Bambang menjelaskan.

    Baca juga: Selama Asian Games, Delman Wisata di Monas Tak Beroperasi

    Dalam hal ini, Bambang mengaku penutupan permanen pintu tol tidak dapat dielakkan karena pergerakan atlet dan ofisial saja akan berlangsung pada pukul 05.00 WIB-21.00 WIB.

    Apalagi, hampir seluruh atlet yang jumlahnya 15 ribu orang menginap di Wisma Atlet Kemayoran. Setiap harinya, para atlet Asian Games harus bergerak ke delapan venue pertandingan yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. “Belum lagi ofisial, media, suporter dan VIP, serta pergerakan antar venue," ucap Bambang menambahkan.

    Nantinya, penutupan permanen beberapa pintu tol dilakukan bervariasi pada pukul 06.00 WIB-17.00 WIB (menuju Wisma Atlet) dan pukul 12.00 WIB-21.00 WIB (menuju venue). 

    BISNIS

    Baca juga Serial Bisnis Anak Milenial: Jawara Digital Marketing Dewa Eka Prayoga Melawan Kemustahilan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.