Susi Pudjiastuti Buka Cerita 'Diminta jadi ModeI Iklan' Paket C

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjoget sembari menggendong cucunya dalam acara kampanye Pandu Laut Nusantara saat car free day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 15 Juli 2018. Melalui acara itu, Menteri Susi juga mengimbau masyarakat agar lebih mencintai laut dan mencegah pencemaran dengan tidak membuang sampah sembarangan. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjoget sembari menggendong cucunya dalam acara kampanye Pandu Laut Nusantara saat car free day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 15 Juli 2018. Melalui acara itu, Menteri Susi juga mengimbau masyarakat agar lebih mencintai laut dan mencegah pencemaran dengan tidak membuang sampah sembarangan. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti baru saja memiliki ijazah SMA melalui ujian paket C. Susi membeberkan keinginan mendapatkan ijazah SMA itu sudah dari 3 tahun yang lalu.

    Awal mulanya, kata Susi, pada tahun 2015 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang saat itu dipimpin oleh Anies Baswedan meminta dirinya untuk mengiklankan rencana Kemendikbud agar masyarakat mau mengambil ujian paket C.

    "Pak Anies dulu bilang 'sus iklanin dong supaya orang mau ambil paket C'," kata Susi menirukan Anies saat ditemui di Jakarta, Selasa 17 Juli 2018. "Saya jawab 'oh boleh juga ya, tapi malu juga saya'," kata Susi.

    Baca juga: Susi Pudjiastuti: Kebakaran Kapal di Benoa Karena Arus Pendek

    Kemudian Anies juga meminta Susi untuk mengambil ujian paket C. "Pak Anies bilang 'Tapi kalau kamu mulai, yang lain nanti tidak malu, nah mulailah'," ucap Susi menirukan Anies.

    Namun, Susi mengatakan di tahun pertamanya mendaftar ujian paket C hal itu terkendala karena ia harus pergi ke luar negeri. "Nah kebetulan kemarin saya pulang, ada waktu. Pak Muhajidr nomornya dihidupkan kembali ya saya ambil. Itu saja,kasih contoh," kata dia.

    Simak pula: HUT RI Ke 73, Susi Pudjiastuti Siapkan Kado Spesial

    Dalam menghadapi ujian Susi mengaku tidak ada kendala yang berarti. Ia mengatakan hanya sulit mengingat pelajaran pada zaman ia sekolah. "Sudah karatan ini kepalanya tidak ingat," ucap dia.

    Susi mengikuti ujian paket C melalui sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat, pada 11-13 Mei 2018. Pemilihan lokasi terdekat dengan sang menteri diajukan oleh Yayasan Bina Pandu Mandiri, tempat Susi menuntut ilmu.

    Jumat 13 Juli 2018 lalu, Susi Pudjiastuti resmi menerima ijazah paket C, yang diserahkan Yayasan Bina Pandu Mandiri dari Kabupaten Ciamis. Susi mendapat ranking pertama dari semua peserta ujian di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dengan perolehan skor 429 dari tujuh mata pelajaran yang harus diikuti. (*)

    Baca juga Serial Bisnis Anak Milenial: Jawara Digital Marketing Dewa Eka Prayoga yang Melawan Kemustahilan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).