IHSG Pekan Depan Berpotensi Menguat di Kisaran 5.850 - 6.085

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melintas di depan papan tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Pengunjung melintas di depan papan tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpotensi menguat pekan depan. Nafan memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.850 - 6.085.

    "Prediksi IHSG pekan depan, technically pergerakan pada weekly chart terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation," kata Nafan Aji saat dihubungi, Minggu, 15 Juli 2018.

    Menurut Nafan hal tersebut diharapkan pelaku pasar memberikan peluang bagi IHSG untuk menguat pada untuk pekan depan.

    BACA: Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Masih Melanjutkan Reli Penguatan

    Sejauh ini, kata Nafan sentimen perang dagang antara AS dengan Tiongkok masih minim. Namun pada pekan depan terdapat pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang kemungkinan besar membahas terkait dengan efek perang dagang terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi di AS.

    "Para pelaku pasar global akan mengamati pernyataan tersebut yang memberikan petunjuk terkait dengan kebijakan moneter The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan," kata Nafan.

    BACA:Lanjutkan Reli Penguatan, IHSG Ditutup Menguat ke 5.907,87

    Dengan demikian, Nafan menilai para pelaku pasar global akan melakukan langkah antisipasi agar tidak terdampak pada mengalirnya capital outflow terutama dari negara-negara emerging markets atau negara berkembang.

    Sementara itu dari dalam negeri, para pelaku pasar menantikan data neraca perdagangan per Juni yang diproyeksikan mengalami surplus, serta RDG BI dalam menetapkan BI 7-Day Repo Rate.

    Nafan memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan pada pada level 5,25 persen dalam ranga menjaga tingkat stabilitas moneter dalam negeri. Hal-hal tersebut menurut Nafan akan memberikan katalis positif bagi IHSG.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.