PLN Jelaskan Insiden Listrik Padam di Semifinal AFF U-19

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Indonesia U19, Egy Maulana Vikri, melakukan tendangan pinalti ketika melawan timnas Malaysia U19 dalam semifinal Piala AFF U19 di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 12 Juli 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Pesepak bola Indonesia U19, Egy Maulana Vikri, melakukan tendangan pinalti ketika melawan timnas Malaysia U19 dalam semifinal Piala AFF U19 di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 12 Juli 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Timur menyesalkan insiden padamnya lampu sorot di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, saat laga semifinal antara timnas Indonesia U-19 dan Malaysia sedang berlangsung.

    Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jawa Timur Dwi Suryo Abdullah mengatakan padamnya lampu sorot di stadion tersebut bukan karena gangguan listrik dari PLN.

    Baca jugaBegini Persiapan PLN untuk Mendukung Pertumbuhan Mobil Listrik

    "Kami dari PLN Distribusi Jawa Timur menyampaikan bahwa selama penyelenggaraan Piala AFF dilangsungkan di Gelora Delta Sidoarjo sejak tanggal 1 Juli 2018, pihak pengelola Gelora hanya memanfaatkan listrik dari PLN untuk kepentingan penerangan di luar stadion," kata Dwi di Surabaya, Jumat, 13 Juli 2018.

    PLN Jawa Timur, kata Dwi, telah menawarkan layanan khusus kepada pihak pengelola Gelora Delta Sidoarjo agar bisa membantu pasokan listrik, khususnya untuk lampu sorot, atau bahkan bisa digunakan untuk pasokan utama.

    Meski demikian, pihak pengelola memilih listrik dipasok dari genset berkapasitas 600 kW yang disediakan pihak panitia pelaksana, sedangkan listrik dari PLN yang berdaya sambung 41,5 kVA hanya untuk penerangan di luar stadion.

    Baca jugaPLN Mulai Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas 40 MW

    Karena itu, PLN Distribusi Jawa Timur menyesalkan keputusan yang dipilih. Akibatnya, genset yang berkekuatan 600 kW yang digunakan untuk lampu sorot tidak ada cadangannya, sehingga saat padam, lambat terang kembali.

    "Padahal saat kejadian padamnya lampu sorot Gelora Delta Sidoarjo, pasokan listrik PLN dalam keadaan normal atau tidak terganggu," katanya.

    Sebelumnya, saat laga semifinal antara timnas Indonesia U-19 dan Malaysia memasuki babak adu penalti, lampu sorot Gelora Delta Sidoarjo sempat padam total, sehingga pertandingan sempat terhenti beberapa menit karena menunggu listrik dari genset kembali menyala.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.