Jumat, 21 September 2018

Jalan Tol Bocimi Siap Digunakan pada September 2018

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I dari Ciawi ke Cigomong, Bogor, Jawa Barat, siap dibuka sebagai jalur mudik lebaran 2018 mulai Jumat pagi, 8 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I dari Ciawi ke Cigomong, Bogor, Jawa Barat, siap dibuka sebagai jalur mudik lebaran 2018 mulai Jumat pagi, 8 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjabat Gubernur Jawa Barat, H Mochamad Iriawan, memastikan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Tol Bocimi) siap digunakan pada September 2018. Kepastian tersebut diperoleh Iriawan dari pihak pengembang saat melakukan peninjauan ke sejumlah titik Jalan Tol Bocimi pada Selasa, 10 Juli 2018.

    Iriawan mengatakan konstruksi main toll road atau jalur tol utama sepanjang 15,3 kilometer (km) telah rampung dan sisanya tinggal penyelesaian marka jalan dan penunjang lain.

    Baca juga: Pemprov Jawa Barat Percepat Pembebasan Lahan Tol Bocimi

    "Dua bulan lagi siap digunakan ya, jalan utamanya sudah selesai, hanya tinggal bagian sisinya," ujar Iriawan dalam siaran pers di Bandung, Rabu, 11 Juli 2018.

    Dari hasil tinjauannya bersama dengan Bupati Bogor Nurhayanti, Iriawan mencatat sejumlah masalah pada proyek Jalan Tol Bocimi yang harus segera diatasi. Salah satunya pembebasan tanah untuk pembangunan jalan interchange ke arah Caringin.

    Baca juga: Tol Bocimi Pangkas Waktu Tempuh Ciawi - Cigombong Hingga 50 Menit

    "Yang menjadi catatan saya pembebasan tanah untuk interchange ke arah Caringin, ini harus segera dituntaskan," katanya.

    Bila pembangunan Jalan Tol Bocimi ini rampung seluruhnya, akan memangkas waktu tempuh lebih cepat dari arah Sukabumi ke Jakarta dan sebaliknya, yang biasanya bisa memakan waktu hingga enam jam.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.