Rabu, 14 November 2018

Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 14.340-14.400, Cenderung Menguat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kurs rupiah dan mata uang Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi kurs rupiah dan mata uang Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan rupiah akan bergerak sideways hari ini. Sideways yang William maksud rupiah masih cenderung menguat.

    "Hari ini rupiah sideways di Rp 14.340 - Rp 14.400," kata William Hartanto saat dihubungi, Rabu, 11 Juli 2018.

    BACA: Rupiah Melempem, Industri Farmasi Dilema Naikkan Harga Produk

    Menurut William pergerakan rupiah masih dibayangi perang dagang dan capital outflow investor asing.

    Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di angka Rp 14.326 pada penutupan Selasa 10 Juli 2018. Angka tersebut menunjukkan penguatan 6 poin dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 14.332 pada penutupan Senin, 9 Juli 2018.

    Sedangkan pada 10 Juli 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 14.398 dan kurs beli Rp 14.254.

    BACA: Rupiah Berpotensi Lanjutkan Menguat Hari Ini

    Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada memprediksi pergerakan rupiah masih harus kembali diuji ketahananya untuk dapat berbalik arah melanjutkan tren kenaikannya.

    "Di perkirakan rupiah akan bergerak di kisaran 14.363-14.343," kata Reza.

    Menurut Reza masih rentannya rupiah menghalangi potensi kenaikan lanjutan sehingga perlu dicermati berbagai sentimen. Sentimen yang perlu dicermati terutama pergerakan sejumlah mata uang global terhadap dolar Amerika Serikat.

    Reza menilai tetap perlu mencermati dan mewaspadai jika kenaikan ini hanya bersifat sementara.

    Baca berita tentang rupiah lainnya di Tempo.co.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?