Rabu, 14 November 2018

JK: Perang Dagang Amerika - Cina Pengaruhi Ekspor Indonesia

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato dalam acara halalbihalal di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, 4 Juli 2018. TEMPO/Friski Riana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato dalam acara halalbihalal di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, 4 Juli 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina akan berdampak pada ekspor Indonesia. Terutama ekspor berupa bahan baku industri ke Cina.

    Jusuf Kalla mengatakan penurunan ekspor bisa terjadi jika industri di negeri berjulukan Tirai Bambu itu menurun akibat perang dagang. "Otomatis supply bahan baku dari kita bisa menurun," katanya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

    Baca: Bappenas: Perang Dagang AS - Cina Bisa Ganggu Perekonomian Daerah

    Potensi penurunan ekspor itu disebut Kalla sebagai dampak tak langsung dari perang dagang. Selain dampak tersebut, Indonesia terpengaruh langsung lantaran Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengevaluasi  generalized system of preferences (GSP). Kebijakan itu merupakan pemotongan bea masuk impor terhadap produk ekspor dari negara yang memperoleh manfaat. “Artinya memberikan keutamaan pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia," katanya.

    Pemerintah Indonesia mengupayakan kompromi dengan Amerika terkait dengan evaluasi GPS. Indonesia sendiri memperoleh manfaat GSP Amerika dalam kategori A. Amerika memberikan pemotongan tarif bea masuk untuk 3.500 produk.

    Baca: Strategi Jokowi Antisipasi Ancaman Perang Dagang AS

    Jusuf Kalla mengatakan pemerintah akan berupaya menstabilkan ekonomi dalam negeri untuk mengurangi dampak dari perang dagang Amerika dan Cina. "Sehingga bukan hanya ekspor, tapi juga dalam negeri bisa tumbuh," katanya. Pemerintah juga berupaya mencari pasar baru untuk ekspor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?