Info Loker: LIPI Membuka Lowongan Kerja untuk Posisi Sekretaris

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gedung LIPI. Wikipedia.org

    Ilustrasi gedung LIPI. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta -Info Loker, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membuka lowongan pekerjaan untuk calon Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri tenaga Administrasi di Pusat Inovasi LIPI. Melalui surat resmi tertanggal 2 Juli 2018 dari Plt Kepala Pusat Inovasi LIPI disebutkan LIPI membuka lowongan pekerjaan untuk posisi Sekretaris.

    Lowongan pekerjaan ini tersedia hanya untuk satu orang saja, dan mempunyai persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar. Adapun syaratnya harus pendidikan minimal Diploma Tiga atau Sarjana Strata Satu, dengan jurusan Administrasi Perkantoran, Manajemen atau Sekretaris.

    BACA: PT Pos Indonesia Buka Lowongan Kerja, Simak Persyaratannya

    Pelamar bisa perempuan dan laki-laki dengan usia maksimal 30 tahun. Jika anda tertarik dengan lowongan pekerjaan ini, silakan penuhi beberapa persyaratan lainnya, seperti daftar riwayat hidup, foto copy ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir, foto ukuran 3x4 2 lembar dengan latar belakang merah, dan foto copy sertifikat jika ada sebagai nilai tambah.

    LIPI meminta pelamar untuk memberikan surat-surat yang masih berlaku. Seperti foto copy KTP, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan sehat dari rumah sakit setempat.

    BACA: Info Loker: Freeport Cari Lulusan Teknik, Ini Syaratnya

    Bagi anda yang tertarik dengan lowongan pekerjaan tersebut, bisa kirimkan berkas ke Jl. Raya Bogor KM 47, Cibinong. Kab. Bogor 16912. Berkas lamaran dimasukkan kedalam amplop coklat dan dikirimkan paling lambat pada 12 Juli 2018.

    Baca berita tentang Info Loker lainnya di Tempo.co.

    MAWARDAH I MARTHA WARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.