Rabu, 14 November 2018

Terus Naik, Harga Telur Ayam di Jakarta Capai Rp 30 Ribu per Kg

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telur ayam. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi telur ayam. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Jakarta pada Selasa, 10 Juli 2018, mencapai harga Rp 30 ribu per kilogram.

    "Sehabis Lebaran harga telur terus naik. Sekarang harganya Rp 30 ribu per kilogram," ujar Rizal, seorang pedagang sembako di Pasar Palmerah, Jakarta.

    Baca juga: Dampak Cuaca Dingin, Harga Daging Ayam dan Telur Naik Drastis

    Rizal menjelaskan, harga telur ayam setelah Lebaran Rp 24 ribu per kilogram, kemudian naik menjadi Rp 26 ribu dan sekarang mencapai Rp 30 ribu. Bahkan sejumlah pedagang di Palmerah ada yang menjual telur ayam dengan harga Rp 32 ribu per kilogram.

    Rizal mengaku tak tahu pasti penyebab naiknya harga telur. Akan tetapi ia menduga kenaikan tersebut berkaitan dengan melemahnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. "Sepertinya belum ada tanda-tanda harga telur ayam akan turun dalam waktu dekat ini," ucapnya.

    Baca juga: Kementan: Penguatan Dolar Picu Harga Telur dan Daging Ayam Naik

    Pedagang sembako lainnya, Rian, mengaku harga telur terus merangkak naik dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga telur pun berdampak pada penghasilannya.

    Biasanya Rian berhasil menjual sekitar dua peti telur ayam atau sekitar 30 kilogram telur dalam sehari. "Sekarang sejak harga telur naik, satu peti pun susah menjualnya dalam sehari," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?