Kemenhub Kirim 5 Bus Air ke Palembang untuk Asian Games

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus Air dari Kementerian Perhubungan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Palembang untuk Asian Games 2018. Bisnis.

    Bus Air dari Kementerian Perhubungan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Palembang untuk Asian Games 2018. Bisnis.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengirimkan lima bus air bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, sebagai sarana transportasi untuk menyambut Asian Games 2018 di kota tersebut.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang Kurniawan mengatakan empat bus air kini bersandar di dermaga Kertapati dan diberikan untuk kebutuhan pariwisata di Kota Palembang.

    Baca juga: Kemenhub Targetkan LRT Palembang Beroperasi Saat Asian Games

    “Ada lima bus air yang kami usulkan, hari ini datang empat, satunya datang lagi tanggal 15 Juli,” katanya, Senin, 9 Juli 2018.

    Dia mengatakan nantinya selama Asian Games bus air akan difungsikan sebagai kapal patroli sekaligus sarana transportasi keterpaduan intermoda antara jalur udara, light rail transit (LRT), bus rapid transit (BRT) Transmusi dan angkutan sungai.

    Lima bus air tersebut tiga di antaranya diperuntukkan untuk Pemkot Palembang, satu untuk Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan satu lagi untuk Kabupaten Banyuasin. Itu akan diberikan seusai perhelatan Asian Games.

    Baca juga: PT Askrindo Jadi Perusahaan Asuransi Resmi Asian Games 2018

    “Nanti ini dioperasionalkan oleh operator petugas Dishub Kota Palembang, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan Banyuasin,” ujar Kurniawan.

    Setelah Asian Games, nanti tiga bus air akan dioperasionalkan untuk sarana operasional wisata air yang saat ini terus digalakkan oleh Pemkot Palembang. Nantinya bus air yang untuk Kota Palembang akan diserahkan dan dioperasionalkan oleh BUMD SP2J (Sarana Pembangunan Palembang Jaya) untuk melayani masyarakat Palembang.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).