Kunjungi Pameran Peternakan di JCC, Ini yang Bikin Jokowi Terkesan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau mobile corn dryer dalam pameran peternakan Indo Livestock di Jakarta Convention Center, 6 Juli 2018. Tempo/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo meninjau mobile corn dryer dalam pameran peternakan Indo Livestock di Jakarta Convention Center, 6 Juli 2018. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri pameran peternakan internasional, Indo Livestock 2018, di Jakarta Convention Center, Jumat, 6 Juli 2018.

    Setibanya di sana, Jokowi mengunjungi sejumlah stan di pameran yang diikuti lebih dari 550 peserta dari 40 negara. "Indo Livestock pameran peternakan yang diadakan ini menggambarkan betapa peternakan di negara kita berkembang cepat," kata Jokowi usai meninjau selama sekitar satu jam.

    BACA: Jokowi Minta Pemda Utamakan Investor Berorientasi Ekspor

    Salah satu yang membuat Jokowi terkesan adalah produk-produk olahan pasca-sembelih, seperti nugget dan sosis. Ia mengatakan bahwa produk tersebut kini sudah mulai diekspor ke Jepang, Vietnam, dan Malaysia. "Saya kira ini sebuah loncatan dari industri peternakan," katanya.

    Jokowi berharap, dengan adanya ekspor pada produk olahan pasca-sembeli dapat memperbaiki neraca perdagangan yang kini sedang defisit.

    BACA: Jokowi Sarankan Menteri Ingin Nyaleg Cuti, Tak Perlu Mundur

    Dalam kunjungannya itu, Jokowi juga terkesima dengan salah satu pelaku usaha yang bergelut di bidang peternakan ayam kampung. Perusahaan baru itu, kata dia, mampu memproduksi 100 ribu DOC ayam kampung dalam satu bulan. Padahal, kata Jokowi, ayam kampung sempat diperkirakan bakal hilang dari pasar.

    "Ternyata produksi semakin banyak karena ada perusahaan yang bergerak di situ. Ini perusahaan baru tapi produksi 100 ribu per bulan," kata dia.

    Di bidang perikanan, Jokowi menemukan adanya teknologi gelembung udara mikro yang dapat meningkatkan hasil panen ikan di kolam. "Hal seperti ini saya kira akan terus dikembangkan. Karena apapun kebutuhan kita di industri peternakan masih banyak sekali peluang yang bisa dimanfaatkan oleh dunia usaha dan masyarakat," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.