IHSG Melemah ke Level 5.733 Mengekor Pelemahan Saham di Asia

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Jakarta - Pada perdagangan sesi pertama Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Jumat, 6 Juli 2018, masih melemah. Sejak awal pembukaan sesi pertama, IHSG langsung melemah ke level 5.733.

    Berdasarkan RTI, hingga pukul 11.00, IHSG tercatat terus berada di zona merah melemah 0,10 persen ke level 5.733,691. Sepanjang perdagangan indeks bursa acuan tercatat bergerak pada rentang 5.710-5.743.

    Baca juga: IHSG Diprediksi Masih Fluktuatif Karena Minim Sentimen

    Senior Analyst CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada hari ini Jumat, 6 Juli 2018, diprediksi masih akan fluktuatif. Menurut dia, pergerakan IHSG yang fluktuatif mengikuti masih minimnya sentimen positif bagi pasar saat ini. "Masih fluktuatifnya sentimen di pasar diperkirakan masih akan mempengaruhi ritme pasar hari ini," kata Reza seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

    Tercatat ada sebanyak 171 saham yang melemah, 163 saham yang menguat dan 104 saham tercatat tak bergerak. Sebanyak Rp 314,61 miliar dana asing telah keluar dari perdagangan bursa.

    Adapun lima saham top gain hingga siang ini adalah PSSI, TRUK, SOCI, ITMG dan ENRG. Sedangkan saham top loser adalah MNCN, BBTN, BRPT, DOID dan BMRI.

    Sementara itu, di pasar bursa Asia, tercatat juga melemah dipimpin oleh bursa Singapura yang melemah sebesar 2,23 persen. Pelemahan kemudian disusul indeks Hongkong, Hang Sheng Index sebesar 0,48 persen serta Shanghai Composite Index di Shanghai sebesar 0,34 persen.

    Selain IHSG dan bursa di kawasan Asia, hanya bursa saham Nikkei 225 Index yang tercatat menguat sebesar 0,60 persen. Penguatan Index Nikkei ini diikuti dengan menguatnya nilai tukar Yen terhadap Dolar Amerika sebesar 0,01 persen ke posisi 110,66.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?