Prudential Indonesia Genjot Jumlah Agen Asuransi Syariah Bersertifikat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pencapaian ini mengokohkan posisi Prudential Indonesia sebagai perusahaan asuransi jiwa terdepan di Indonesia.

    Pencapaian ini mengokohkan posisi Prudential Indonesia sebagai perusahaan asuransi jiwa terdepan di Indonesia.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia akan terus menambah jumlah agen asuransi syariah berlisensi untuk memaksimalkan kinerja perusahaan. Saat ini, dari total 277 ribu agen asuransi Prudential, baru sekitar 100 ribu yang sudah resmi mengantongi lisensi untuk memasarkan produk-produk asuransi syariah.

    "Saya dorong mereka yang belum agar dapat lisensi syariah untuk meningkatkan produktivitas," kata Corporate Marketing, Communications & Sharia Director Prudential Indonesia, Nini Sumohandoyo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018. Sebab, seorang agen harus terlebih dahulu mengantongi lisensi asuransi konvensional sebelum bisa mendapat lisensi asuransi syariah.

    BACA: Saat Bos Prudential Singgung Kekalahan Jerman di Piala Dunia

    Nini mengatakan tidak mengetahui pasti jumlah total agen asuransi syariah yang sudah berlisensi di Indonesia. Tapi jumlah 100 ribu agen menurutnya masih cukup ideal walau perusahaan tetap membuka rekrutmen hampir 4000 agen baru setiap tahunnya. "Kalau penambahan jumlah sudah pasti," ujarnya.

    Saat ini, pertumbuhan industri asuransi syariah yang cukup pesat di Indonesia ternyata tidak diikuti oleh pertumbuhan tenaga ahli yang mengerti lini bisnis ini dengan menyeluruh. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Industri Asuransi Syariah akan tumbuh hingga dua digit sepanjang tahun ini. Sedangkan menurut data Prudential Indonesia, jumlah agen asuransi, tak hanya syariah, bertahan 500 ribu saja setiap tahun dan tumbuh sangat pelan.

    BACA: Prudential Bukukan Pendapatan Premi Rp 13 T di Semester I

    Bagi Prudential Indonesia, lini bisnis asuransi syariah justru tengah menjadi primadona karena menyumbang 20 persen dari pendapatan perusahaan. Januari hingga Mei 2018, sektor ini tumbuh hampir 30 persen. Menurut Nini, angka pertumbuhan bisnis asuransi syariah pun masih di atas asuransi konvensional. "Walau keduanya sama-sama penting," ujarnya.

    Hari ini, Prudential Indonesia juga resmi meluncurkan PRUuniversity, sebuah kampus mini untuk karyawan dan agen pemasaran yang berpusat di Mal Kota Kasablanka. Melalui kampus ini, Prudential juga bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah Indonesia untuk meningkat profesionalisme dan kapasitas agen asuransi syariah yang dimiliki saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.