Rini Soemarno Undang Pilot Garuda yang Berencana Mogok Kerja

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pilot maskapai garuda berkumpul di dalam gedung Asosiasi Pilot garuda (APG) di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (27/7). Pelaksanaan aksi mogok pilot Garuda di bandara Soekarno Hatta sama sekali tidak menimbulkan penumpukan penumpang. Tempo/Arie Basuki

    Sejumlah pilot maskapai garuda berkumpul di dalam gedung Asosiasi Pilot garuda (APG) di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (27/7). Pelaksanaan aksi mogok pilot Garuda di bandara Soekarno Hatta sama sekali tidak menimbulkan penumpukan penumpang. Tempo/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) akan melakukan pertemuan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno untuk membahas rencana mogok kerja karyawan Garuda Indonesia.

    "Siap memang hari ini kami diundang oleh Ibu Rini (BUMN) untuk mendengarkan pendapat dari Ibu Menteri," kata Presiden APG Kapten Bintang Handoko saat dihubungi Tempo, Kamis, 5 Juli 2018.

    BACA: Faktor-faktor Ini yang Membuat Pilot Garuda Ancam Mogok

    Bintang menjelaskan setelah menemui Menteri Rini, APG dan Sekarga akan berkumpul pukul 17.00 untuk mengambil keputusan terkait rencana mogok kerja tersebut. "Nanti koordinasi dengan anggota dan keputusan nanti tergantung anggota," kata dia.

    Sebelumnya, satuan tugas (Satgas) khusus penyelesaian masalah maskapai penerbangan Garuda Indonesia melanjutkan mediasi antara manajemen dengan serikat pekerja maskapai tersebut pada Senin, 25 Juni 2018. Namun mediasi tersebut belum menemukan titik tengah.

    BACA: 1.300 Pilot Garuda Indonesia Ancam Mogok Saat Puncak Arus Mudik

    Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Pahala Mansury menjelaskan, nantinya akan ada beberapa pertemuan Satgas Garuda sebagai upaya mediasi yang diinisiasi Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. "Sesuai arahan Pak Menko kita betul-betul ingin mencari suatu solusi yang bisa diterima oleh semua pihak," ujar Pahala.

    Luhut, menurut Pahala, menargetkan agar kisruh di Garuda Indonesia bisa rampung pada minggu pertama Juli 2018.

    Adapun pertemuan mediasi yang digelar Senin, 2 Juli 2018, juga dihadiri oleh Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kemenko Kemaritiman, Kantor Staf Presiden, serta Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Sekarga.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara