Rini Soemarno: Tugas Dirut BUMN Lebih Berat Ketimbang Bos Swasta

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, 21 Maret 2018. Rini Soemarno menyatakan perkembangan terbaru dari proyek tersebut yakni pembangunan konstruksi tunnel (terowongan) sudah berjalan di wilayah Walini yang terletak di Bandung Barat dan di wilayah Halim Perdanakusuma. ANTARA/M Agung Rajasa

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, 21 Maret 2018. Rini Soemarno menyatakan perkembangan terbaru dari proyek tersebut yakni pembangunan konstruksi tunnel (terowongan) sudah berjalan di wilayah Walini yang terletak di Bandung Barat dan di wilayah Halim Perdanakusuma. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta -  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyampaikan bahwa Direktur Utama (Dirut) BUMN memiliki tugas lebih berat dibandingkan dengan pimpinan perusahaan swasta. Sebab, menjadi Dirut BUMN, kata Rini, memiliki tanggung jawab ganda.

    "Mohon maaf kalau di sini ada Dirut perusahaan swasta karena memang Dirut BUMN selain harus mencetak keuntungan bagi perusahaan juga harus berperan sebagai agen pembangunan," kata dia dalam sambutannya dalam acara ECGL Leadership Forum di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018. 

    Baca: Rini Mengaku Sudah Fit and Proper Test Calon Dirut Pertamina

    Oleh karena itu Menteri Rini melakukan beberapa kali perombakan dalam kepemimpinan perusahaan BUMN. "Ada yang hanya memiliki kapabilitas untuk keuntungan, tapi untuk kesejahteraan masyarakat enggak bisa. Dalam BUMN enggak bisa seperti itu," ujarnya.

    Rini mengapresiasi seluruh direksi perusahaan BUMN saat ini karena mampu menjalankan tanggung jawab yang cukup berat tersebut. Ia berharap Dirut perusahaan BUMN mampu menjadi pemimpin bangsa. "Saya sangat bangga dengan direksi BUMN sekarang karena mereka sudah mau melakukan transformasi, karena Dirut itu memiliki banyak tantangan," ucapnya. 

    Baca: Menteri Rini: Proses Divestasi Freeport Rampung Dua Pekan Lagi

    Yang terhangat dibicarakan publik terkait perombakan bos BUMN belakangan ini adalah kursi panas tertinggi di PT Pertamina (Persero). Menteri Rini sebelumnya mengatakan nama calon Dirut Pertamina segera diumumkan pada Juli mendatang.

    Menteri Rini mengatakan sudah ada beberapa calon yang menjalani fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan. Nama calon Dirut Pertamina pun telah diusulkan kepada Presiden Jokowi. "Presiden sedang mengkaji betul calon yang akan dipilih," ujarnya saat acara halal bi halal di rumah dinasnya, Sabtu, 30 Juli 2018.

    Rini Soemarno saat itu menjelaskan jajaran direksi Pertamina harus merupakan tim yang dapat berkomitmen meningkatkan nilai berdasarkan Undang-undang BUMN. Selain itu pejabat yang baru diharapkan menjadi agen pembangunan Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.