IHSG Anjlok 1,9 Persen di Awal Perdagangan Pertama

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada pembukaan perdangangan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada Rabu, 3 Juli 2018 tercatat indeks acuan saham tersebut langsung melemah. Berdasarkan data dari RTI, hingga pukul 10.27 WIB, harga saham langsung anjlok sebesar 1,63 persen atau setara 97 poin ke level 5652,664.

    Tercatat sebanyak 295 harga saham tercatat jatuh dan 60 saham naik. Sedangkan ada sebanyak 80 saham tercatat diam di tempat. Sepanjang sesi pertama, tercatat paling tinggi IHSG berada pada level 5752,318. Sedangkan paling rendah saham terpantau jatuh ke level 5661,537.

    Baca juga: IHSG Diprediksi Tembus 6.100 Pekan Depan, Ini Sebabnya

    Mengikuti IHSG, indeks LQ45 juga tercatat melemah sebesar 14,348 atau setara dengan 1,59 persen ke level 888,576. Sepanjang sesi awal LQ45 bergerak dalam rentang 886,547 hingga 903,528.

    Tak hanya IHSG, bursa saham di area Asia juga tercatat mengalami pelemahan. Bursa saham Hang Seng tercatat sebagai bursa paling dalam pelemahanya sebesar 3,02 persen ke level 28.081,471. Diikuti dengan Indonesia dan kemudian Singapura.

    Sementara itu nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika di pasar valas juga tercatat melemah sebesar 72 poin atau setara dengan 0,50 persen ke posisi Rp 14.423. Sedangkan berdasarkan kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar Rupiah ke Dolar Amerika berada di angka Rp 14.418.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?