Penjelasan Pertamina Soal Harga BBM Nonsubsidi Naik

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan uji kendaraan bermuatan Pertamax dan Pertamax Dex di rest area Jalan Tol Cipali KM 102, Jawa Barat, Rabu, 6 Juni 2018. Pertamina menyiapkan 200 unit motoris BBM dengan kapasitas angkut hingga 50 liter untuk mengantisipasi mudik Lebaran tahun ini. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas melakukan uji kendaraan bermuatan Pertamax dan Pertamax Dex di rest area Jalan Tol Cipali KM 102, Jawa Barat, Rabu, 6 Juni 2018. Pertamina menyiapkan 200 unit motoris BBM dengan kapasitas angkut hingga 50 liter untuk mengantisipasi mudik Lebaran tahun ini. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya Pertamax Series dan Dex Series, di SPBU seluruh Indonesia. Berdasarkan keterangan resmi Pertamina yang diterima Antara di Jakarta, Senin, 2 Juli 2018, harga Premium, solar, dan Pertalite tidak naik.

    Untuk daerah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo, harga Pertamax diturunkan. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong penggunaan BBM berkualitas dan disesuaikan dengan daya beli masyarakat.

    Baca: Kenaikan Harga Pertamax Diprediksi Bisa Picu Inflasi

    Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menjelaskan, penyesuaian harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus naik. Saat ini, harga minyak dunia rata-rata mencapai US$ 75 per barel. "Bahan baku BBM adalah minyak mentah. Tentunya ketika harga minyak dunia naik, akan diikuti dengan kenaikan harga BBM," kata Adiatma.

    Adiatma menambahkan, penyesuaian harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 34 Tahun 2018 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

    Atas ketentuan tersebut, Pertamina menetapkan harga Pertamax untuk wilayah DKI Jakarta Rp 9.500 per liter, sementara Pertamax Turbo Rp 10.700 per liter. Sedangkan untuk Dex Series ditetapkan harga Rp 10.500 per liter dan Dexlite Rp 9.000 per liter.

    "Penyesuaian harga ini juga dalam rangka Pertamina tetap bisa bertahan untuk menyediakan BBM dengan pasokan yang cukup sesuai kebutuhan secara terus-menerus sehingga tidak mengganggu konsumen dalam beraktivitas sehari-hari di mana pun," ucap Adiatma.

    Pertamina juga mengapresiasi masyarakat yang setia menggunakan BBM berkualitas, ramah lingkungan, dan sesuai dengan spesifikasi kendaraannya. Karena itu, perubahan harga BBM Pertamax Series dan Dex Series, menurut Adiatma, masih lebih kompetitif. "Kami senantiasa memberikan BBM dengan kualitas dan harga terbaik bagi konsumen setia Pertamina."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.