DPRD Minta Warga Terdampak Bandara Kulon Progo Diberi Penghargaan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Kulon Progo. istimewa

    Bandara Kulon Progo. istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Muhtarom Asrori meminta pemerintah setempat dan PT Angkasa Pura I (PT AP I) memberikan penghargaan kepada masyarakat yang terkena dampak pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) atau Bandara Kulon Progo.

    Muhtarom mengatakan PT Angkasa Pura dan pemerintah kabupaten (pemkab) belum memberikan penghargaan kepada masyarakat yang terkena dampak pembangunan bandara.

    Baca juga: Sri Sultan HB X Minta Warga Pindah dari Lahan Bandara Kulon Progo

    "PT AP dan pemkab hanya memikirkan memberikan rumah relokasi, tapi belum memberikan sesuatu yang bersifat ekonomi keluarga," kata Muhtarom di Kulon Progo, Senin, 2 Juli 2018.

    Ia mengatakan warga terdampak bandara tersebut sebelum direlokasi terbiasa berternak unggas, sapi, dan kambing. Tapi karena mereka di perumahan relokasi, dengan tanah yang terbatas, sehingga kebiasaan yang dulu tidak bisa dilakukan.

    Baca juga: AP I Siap Sewakan Rumah kepada Warga Penolak Bandara Kulon Progo

    Untuk itu, Pemkab Kulon Progo, dalam hal ini Bupati, harus mendesak AP I untuk bisa menyediakan tanah agar mereka bisa bekerja dan berkegiatan seperti dulu, sehingga mereka secara ekonomi akan ada tambahan.

    Sementara itu, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan saat ini pemkab dan PT AP I sedang fokus membersihkan lahan calon Bandara Kulon Progo. Saat ini, sudah tidak ada waktu tersisa dalam proses pembangunan tersebut karena target operasional bandara semakin dekat, yakni pada April 2019.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.