Presiden Jokowi Resmikan 3 Pembangkit Listrik di Sulsel Hari Ini

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) melakukan peletakan batu pertama di proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Jayapura, 9 Mei 2017. Foto Biro Pers Istana Kepresidenan.

    Presiden Jokowi (tengah) melakukan peletakan batu pertama di proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Jayapura, 9 Mei 2017. Foto Biro Pers Istana Kepresidenan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan pengoperasian tiga pembangkit listrik di Sulawesi Selatan pada hari ini, Senin, 2 Juli 2018. Lokasi peresmian dipusatkan di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.

    Berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ketiga pembangkit listrik yang akan diresmikan itu terdiri atas Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidenreng Rappang (Sidrap) berkapasitas 75 megawatt (MW), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya berkapasitas 2x100 MW, dan PLTU Jeneponto Ekspansi berkapasitas 2x135 MW.

    Baca juga: Jokowi Teken Perpres Pengolahan Sampah Menjadi Listrik

    Direktur Human Capital Management PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Muhamad Ali mengatakan pihaknya berupaya agar sejumlah proyek pembangkit listrik dapat segera mengalirkan energi untuk bisa dinikmati masyarakat.

    “Tambahan pasokan ini akan meningkatkan kapasitas dan keandalan listrik, khususnya di Sulawesi bagian selatan, sehingga dapat menunjang investasi di daerah ini yang tengah meningkat,” ujarnya di Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu, 1 Juli 2018.

    Baca juga: Jokowi Masih Optimistis untuk Proyek 35 Ribu Megawatt

    Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan yang diresmikan dan groundbreaking pada hari ini total kapasitas sebesar 757 MW dengan nilai investasi lebih dari US$ 1,168 miliar.

    Proyek infrastruktur ini juga menyerap tenaga kerja hingga 4.480 orang sejak tahap konstruksi hingga operasional. Pembangkit listrik tersebut merupakan bagian dari program ketenagalistrikan 35 ribu MW.

    PLTB Sidrap berkapasitas 75 MW merupakan pembangkit listrik pertama di Indonesia dengan tenaga angin. Pembangkit ini telah beroperasi sejak 28 Maret 2018 dengan nilai investasi US$ 150 juta.

    Baca juga: Sudah 92 Persen, Pembangunan PLTB Tolo-1 Rampung Agustus 2018

    PLTU Punagaya di Kabupaten Jeneponto berkapasitas 2x100 MW yang menelan investasi US$ 290 juta merupakan proyek yang dikerjakan sendiri oleh PT PLN. Sementara PLTU Jeneponto Ekspansi berkapasitas 2x135 MW dikerjakan oleh pengembang listrik swasta, yaitu PT Bosowa Energi, di Jeneponto dengan nilai investasi US$ 320 juta.

    Selain meresmikan ketiga pembangkit itu, Jokowi melakukan peletakan batu pertama tiga pembangkit listrik lainnya, yaitu PLTU Sulsel Barru II berkapasitas 100 MW, PLTMG Luwuk 40 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTB) berkapasitas 72 MW yang dikerjakan oleh PT Energi Bayu Jeneponto.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.