Bergerak Fluktuatif, IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan perdagangan indeks harga saham gabungan atau IHSG pada Kamis, 28 Juni 2018, masih akan bergerak fluktuatif. Menurut William, pada perdagangan hari ini, IHSG masih berpotensi menguat.

    "Potensi penguatan ini didukung penantian rilis data perekonomian BI 7DDR yang disinyalir masih belum ada perubahan," kata William dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 28 Juni 2018.

    Baca: 206 Saham Melemah, IHSG Ditutup di Zona Merah 5.787

    Pada perdagangan Rabu, 27 Juni 2018, IHSG tercatat ditutup melemah sebanyak 38,09 poin atau setara 0,65 persen ke level 5787,552. Padahal, sejak awal perdagangan, IHSG terlihat melaju naik, bahkan sempat menguat sebesar 0,51 persen. Namun, menjelang ditutupnya perdagangan, IHSG justru berbalik terjun bebas ke zona merah.

    Kondisi pelemahan sebelumnya disebabkan oleh adanya sentimen dari bursa saham Asia yang cenderung kembali melemah dan stagnannya rupiah. Selain itu, pelaku pasar masih melakukan aksi jual, sehingga IHSG dapat kembali melemah.

    William berujar, gejolak nilai tukar rupiah dan harga komoditas diperkirakan masih akan memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG. Ia memprediksi IHSG bergerak pada rentang 5.779-5.998.

    Baca: IHSG Diprediksi Melemah Akibat Volume Jual Meningkat

    Sementara itu, analis Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada, memperkirakan, pada perdagangan hari ini, IHSG masih belum menguat. Hal ini didasarkan pada masih minimmya jumlah volume beli yang tercatat dalam pasar bursa acuan IHSG.

    "Terlihat adanya penurunan volume beli, sehingga membuat IHSG berkurang peluang kenaikan trennya," tutur Reza kepada Tempo, Kamis, 28 Juni 2018.

    Baca: IHSG Ditutup Menguat 0,17 Persen pada Sesi I

    Reza memperkirakan IHSG berada di kisaran support 5.742-5.861 dan resisten 5.802-5.812. Reza mengatakan, meski dikhawatirkan masih menyimpan pelemahan, diharapkan masih ada sentimen positif yang dapat menahan pelemahan IHSG selanjutnya.

    Adapun beberapa saham yang layak dicermati dalam perdagangan hari ini adalah ROTI, JSMR, HMSP, TLKM, MYOR, BBNI, WTON, INDF, dan BBCA.

    Baca berita mengenai IHSG lain di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?