Puncak Arus Balik Mudik, Contraflow dan One Way Akan Diberlakukan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara suasana pemberlakuan sistem satu arah ke Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 42 saat arus balik Lebaran 2018, Karawang, Jawa Barat, Rabu, 20 Juni 2018. Jalan Tol Jakarta-Cikampek memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) mulai Km 65 hingga Cawang atau Km 3 untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat arus balik. ANTARA

    Foto udara suasana pemberlakuan sistem satu arah ke Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 42 saat arus balik Lebaran 2018, Karawang, Jawa Barat, Rabu, 20 Juni 2018. Jalan Tol Jakarta-Cikampek memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) mulai Km 65 hingga Cawang atau Km 3 untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat arus balik. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan pihaknya kembali menyiapkan langkah antisipasi berupa contraflow di jalan tol apabila terjadi peningkatan kepadatan arus kendaraan. Hal tersebut dilakukan menyusul prediksi arus balik mudik kendaraan yang bakal meningkat pada akhir pekan ini.

    Kementerian Perhubungan memprediksi arus balik kendaraan meningkat lagi pada akhir pekan ini kendati jadwal cuti bersama yang ditetapkan pemerintah telah berakhir. Hal itu menyusul waktu libur anak sekolah yang masih berlangsung setidaknya hingga pekan depan.

    Baca: Menhub Sebut Usai Lebaran Masih Banyak Penumpang Berangkat Mudik

    Untuk tahap awal, kata Bambang, BPTJ akan melakukan dulu contraflow satu lajur. "Kalau sudah tidak memadai, baru kita lakukan contraflow satu arah (one way),” kata Bambang dalam keterangan resminya, Kamis, 21 Juni 2018.

    Menurut Bambang, prioritas jalan saat ini memang diberikan untuk arus balik, atau sama halnya ketika pihaknya memprioritaskan untuk arus mudik. "Waktunya kembali, kita prioritaskan orang yang kembali. Kenapa? Orang yang kembali harus on time sampai di kantor. Kalau mereka terlambat, produktivitas pun terlambat. Ekonomi bisa terganggu,” ujarnya.

    Baca: Kemenhub: 1,5 Juta Kendaraan yang Mudik Belum Kembali ke Jakarta

    Bambang mengutarakan beban jalan diupayakan tetap seimbang dan dibagi, baik di jalan tol maupun jalan arteri. “Semua pasti kena dampaknya. Kita tidak bisa mendesain jalan sebesar mungkin. Ini kan hanya case Lebaran, jadi harus dilakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas,” tuturnya.

    Sebelumnya, Customer and Employee Relations Assistant Manager PT Jasa Marga (Persero) Tbk Panji Satriya mengatakan pihaknya kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek pada kemarin siang. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas yang mengarah ke Jakarta.

    "Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow mulai KM 47 sampai dengan KM 41 Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta mulai pukul 11.40 WIB," kata Panji dalam keterangan tertulis, Kamis.

    Panji mengatakan, memasuki H+5 perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, volume kendaraan mudik yang melintasi Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta masih tinggi. Pemberlakuan contraflow tersebut atas diskresi kepolisian. Hal tersebut diharapkan dapat memecah kepadatan di beberapa titik, terutama menjelang rest area KM 42 serta penyempitan lajur atau bottleneck di KM 46.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.